JILBAB IS MY STYLE AND MY IDENTITY Read more: http://sariasmaanggar.webnode.com/news/jilbab-is-my-style-and-my-identity/ Create your own website for free: http://www.webnode.com

Saudariku yang senantiasa anggun dan cantik di mata Alloh, izinkanlah saya mengukir pena ini sebagai tanda cinta dan kasihku padamu wahai ukhti sholeha. Artikel ini saya buat atas inspirasi proses teman-teman seperjuangan ketika memutuskan untuk menutup aurat dan berjilbab yang merupakan kewajiban karena ada perintah Alloh didalam firman-NYA.

 

Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

(QS. Al-Ahzab :59)

Continue reading

Nampak Kuat Sebenarnya Lemah

Langit diatas tiba tiba saja mendung. Dunia seolah berhenti sementara. Saat lelaki yang bernama Tegar itu ternyata tak setegar namanya. Kepribadiannya nampak sempurna, bacaan tilawahnya indah, menjaga pandangan serta aktif dalam aktivitas dakwah. Itulah cerita masa lalunya. Kini Tegar tak pernah muncul lagi dalam kafilah dakwah, sekalinya terlihat ia langsung pergi menghindar. Apa yang sebenarnya terjadi??

Dibalik kesempurnaan yang nampak dari dzahirnya, ada penyakit bathin yang pandai disembunyikannya. Penyakita inilah yang tak pernah nampak darinya. Dibalik keshalihannya, ada kemunafikan yang terpendam. Tegar menjadi orang yang sholih saat berjamaah namun menjadi manusia lalai saat seorang diri. Dibalik sikapnya yang selalu menundukan pandangan, ternyata ada seorang wanita yang bernama kekasih dihatinya. Tegar tengah memadu kasih dengan seorang wanita yang jelas itu adalah sebuah bentuk kelemahan iman dalam hatinya, karena tak mampu menahan gejolak hasrat dalam hati, sedangkan Tegar tahu, bahwa pacaran dalam Islam adalah terlarang bagi muslim yang taat.
Sejak gerak tersembunyinya terbogkar, Tegar kian menjauh dan menghilang. Tegar yang semula nampak kuat ternyata lemah sebenarnya. Nampak seolah ahli ibadah, nyatanya hanyalah ahli maksiat yang pandai mengumpat.

Kisah Cinta Manusia-Manusia Langit

Cinta adalah karunia Allah. Bahkan Allah menciptakan alam semesta ini karena cintaNya. Karenanya ALAM DAN DUNIA INI ADALAH LAUTAN CINTA. Kekuatannya mampu meluluhlantahkan arogansi diri dan kerendahan materi. Maka bukan tanpa alasan seorang Saini KM menuliskan bait-bait terakhirnya dalam puisi Burung Hijau :

Saat kamu tengadah dan dengan tersipu berkata: / ‘Memang, yang terbaik dari diri kita layak disatukan.’ / Saya pun mabuk karena manis buah berkah, dan melihat: / Malaikat menghapus batas antara dunia dan akhirat.

Ibnu Qoyyim Al jauziyah pernah berkata tentang arti sebuah cinta : ‘Tidak ada batasan cinta yang lebih jelas daripada kata cinta itu sendiri; membatasinya justru hanya akan menambah kabur dan kering maknanya. Maka batasan dan penjelasan cinta tersebut tidak bisa dilukiskan hakikatnya secara jelas, kecuali dengan kata cinta itu sendiri.’

Kenyataannya, SEJARAH ISLAM MENCATAT KISAH-KISAH CINTA MANUSIA-MANUSIA LANGIT DENGAN TINTA EMAS DALAM LEMBARAN-LEMBARAN SEJARAH PERADABAN. Sebuah sejarah yang mengartikan cinta bukanlah utopia dan angan-angan kosong belaka dalam sebuah potret realita.

Continue reading

Ketika Hati Rindu Ingin Menikah

Berawal dari note seorang ukhti shalihah yang bertemakan kerinduan hati akan sunnah yang indah ini… Duh, katanya sih nikah itu sesuatu banget. Lha gimana ga sesuatu, yang dulunya dikecam jadi dipuji, yang dulunya haram jadi halal, yang dulunya dulunyaa.. he..he..

Well, balik lagi ke niat awal menulis artikel ini, meski diri belum menggenapkan separuh Diin, izinkan untuk berbagi.. semoga ada manfaatnya, kalopun nanti ada yang kurang berkenan dan salah mohon dimaafkan dan diluruskan.. ^_^

Ketika Hati Rindu Ingin Menikah,

“Innamal ‘amalu binniyat…” setiap amalan -termasuk nikah- berkualitas tidak nantinya dimulai dari niat. Sepakat ya? sipks.. kalo penginnya asal nikah/asal laku/asal kagak mbujang biar ga malu sama temen-temen yang udah ‘nyolong’ start duluan ya kualitas keluarga yang dibentuk nantinya juga asal ada, asal jadi, asal-asalan. Na’udzubillahi min dzalik yaa Rabbana…

Tapi kalau niatnya LILLAH -karena Allah semata-, kemudian caranya BILLAH -sesuai syari’atnya/seoptimal mungkin syar’i- dengan visi ILALLAH -untuk Allah, mendapatkan ridhaNya- insya Allah, Barakah.. Barakah..!
Continue reading

Karena Permata Itu Dicari, Ukhti..

Entah kenapa, akhir-akhir ini tampaknya bahasan ini mendominasi. Bagaimana kemuliaan wanita itu teraih dengan ‘melawan arus’ kebanyakan orang, saat semua orang berlomba-lomba menarik perhatian dengan menunjukkan keindahannya, seorang muslimah sejati menutupinya. Ketika kebanyakan muslimah sibuk dengan model jilbab terbaru, ia menjulurkan jilbabnya semakin panjang. Ketika mata kebanyakan wanita terpaut pada manisnya pria-pria korea, ia menundukkan pandangannya (loh? Hehe). Tidak salah. Jilbab, penampilan, tingkahlaku, hanya sedikit dari banyak factor penilaian kemuliaan seorang muslimah.

Maka siapkah, calon bidadari-bidadari surga ini, melawan arus yang satu ini?

Melintas Badai..

Semoga kisah berikut cukup menarik untuk dijadikan sumber inspirasi sebagai penguat keberanian menjalani kehidupan dan tentunya terima kasih kepada pengarangnya yang telah berkenan berbagi motivasi untuk saling menguatkan  . .

 

Hari itu merupakan salah satu hari penting dalam perjalanan hidup saya yang tidak akan pernah dapat saya lupakan seumur hidup tentang pelajaran sikap hidup yang penuh makna. Pada suatu hari, seperti biasanya kami berkendaraan menuju ke suatu tempat di mana pada kesempatan itu saya-lah yang bertindak sebagai sopir yang sedang mengemudikan kendaraan.  Dan setelah berkendara beberapa puluh kilometer, tiba-tiba awan hitam di atas langit yang mulai gelap datang bersamaan dengan angin kencang menderu dan langit menjadi semakin gelap. Lama-lama secara samar saya dapat melihat ada beberapa kendaraan mulai menepi dan berhenti di pinggir-pinggir jalan yang kami lalui.
Continue reading

Menumbuhkan Cinta dalam Bulan Ramadhan

“Telah datang kepada kalian Ramadhan, bulan yang penuh keberkahan, bulan di mana Allah SWT akan meliputi kalian. Maka Diapun akan menurunkan cintaNya dan berkenan menghapus segenap dosa serta mengabulkan semua doa. Allah akan melihat kesungguhan kalian di bulan Ramadhan ini dan akan membanggakan-Nya di hadapan malaikatNya. Karenanya perlihatkanlah kepada Allah segenap kebaikan yang ada pada diri kalian. Sesungguhnya orang yang celaka dan sengsara adalah orang yang diharamkan baginya rahmat Allah pada bulan ini.”

Tidak terasa, Ramadhan kembali menyapa. Bulan agung yang penuh berkah itu tak pernah jemu datang berkunjung. Penghulu segenap bulan yang sarat dengan cinta itu tak pernah letih menebar kasih. Bulan utama pemutih noda itu tak pernah lelah mengalirkan maghfirah. Dalam bulan dengan berjuta pahala itu pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu oleh Sang Maha Pencinta.
Continue reading