Inikah Jalan Dakwah?

“Tulislah dan sebarkanlah ilmumu di antara saudaramu. Jika kamu mati, anak-anakmu akan mewarisi kitab-kitabmu. Kelak akan datang suatu masa ketika terjadi banyak kekacauan dan orang-orang tak lagi mempunyai sahabat yang akan menolong dan melindungi selain buku-buku” (Ja’far ash-Shadiq)

Luar biasa!!! Inilah yang dapat kita ungkapkan terhadap generasi pendahulu kita. Kegigihan dalam proses belajar dengan tradisi membaca dan menulisnya. Kalau kita perhatikan mereka berusaha sekuat baja tak kenal lelah. Sebagai contoh, Ibnu katsir menceritakan, “Pada suatu malam Bukhari bangun dari tidurnya. Setelah menyalakan lampu ia menulis apa saja yang terlintas dalam pikirannya. Kemudian mematikan lampu dan tidur. Setelah beberapa saat ia bangun lagi untuk menulis. Begitu yang terjadi berulang-ulang hingga hampir dua puluh kali.” Dua puluh kali dalam semalam!!! Luar biasa bukan!!! Dan masih banyak lagi. Lantas bagaimana dengan kita? Adakah komitmen kita mengamalkan wahyu kedua “Al-Qalam”? Alladzi ’allama bilqalam ’yang mengajarkan manusia dengan perantara kalam’?

Continue reading

Kebaikan Kecil yang Berbuah Surga

SahabatDariHati - Pada masa sekarang ini, sungguh telah banyak orang melalaikan perbuatan-perbuatan baik, terutama perbuatan yang dianggap sepele. Padahal, setiap perbuatan manusia selalu diawasi oleh Allah dan dicatat oleh malaikat dalam kitabnya yang akan ditampakkan di hari kiamat kelak. Allah berfirman:

Barang siapa yang mengerjakan kebaikan seberat zarrah pun, niscaya dia akan melihat balasannya. Dan barang siapa mengerjakan kejahatan seberat zarrah pun, dia akan melihat balasannya” (QS-Al-Zalzalah: 7-8).

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Janganlah sekali-kali kamu merendahkan perbuatan baik yang sedikit atau engkau mengosongkan tempat airmu untuk diisi ke tempat orang yang mencari air, atau engkau bertemu saudaramu dengan wajah ceria” (HR Muslim).

Continue reading

Beruntunglah Kita Tarbiyah

“BK: Dalam rangka Syiar Dzulhijjah, BK DPD mengadakan musabaqah tilawah 10 hari pertama Dzulhijjah untuk seluruh kader. Tilawah terbanyak mendapat hadiah satu ekor kambing.”

SMS malam itu mengingatkan kami agar tak melewatkan keutamaan sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah 1433 H ini. Insya Allah bukan karena memperebutkan kambing jika kemudian kami memperbanyak tilawah lebih dari biasanya. Ada motivasi yang lebih besar, karena bersama SMS itu juga disusulkan taklimat yang panjang lebar menjelaskan Syiar Dzulhijjah: amal-amal apa yang perlu dikerjakan pada hari-hari istimewa ini berikut fadhilahnya.

Inilah salah satu poin keuntungan ketika kita tarbiyah. Ada sistem yang mengingatkan kita. Ada saudara-saudara yang dengan ikhlas membetulkan kekeliruan kita. Ada sahabat yang memotivasi kita. Ada kawan seperjuangan yang saling menjaga. Komunitas perbaikan. Kita mendapatkannya di sini.
Continue reading

Mengenal Indikator Keimanan

Iman memiliki tanda-tanda, mempunyai rasa serta memberikan dampak, juga memiliki cahaya dan ikatan yang senantiasa di pegang oleh pemiliknya. Maka perlu bagi kita kaum muslimin yang notaben juga mukmin mengenal tanda-tanda keimanan, agar dapat mengukur diri kita masing-masing apakah kita masuk orang orang yang difirmankan Allah, yang Artinya:
“Sesungguhnya orang-orang beriman dan beramal saleh, kelak Allah Yang Maha Pemurah akan menanamkan dalam (hati) mereka kasih sayang.” (QS. 19:96).

Di antara indikator iman yang benar adalah sebagai berikut:

Continue reading

Aku Rindu Zaman itu..

Aku rindu zaman ketika usrah adalah kemestian, bukan sekedar sambilan apalagi hiburan …

Aku rindu zaman ketika membina anak-anak usrah adalah kewajiban bukan pilihan apalagi beban dan paksaan …

Aku rindu zaman ketika dauroh menjadi kebiasaan, bukan sekedar pelangkap pengisi program yang dipaksakan …

Continue reading

Lahirnya Kembali Qiyadah Pembaharu (Dr. Muhammad Mursi)

Semenjak diumumkannya secara resmi DR Muhammad Mursi sebagai Presiden Mesir terpilih oleh KPU Mesir malam tadi (Ahad, 24/6/12 sekitar pukul 20.40 WIB) beredarlah seluruh dokumentasi kebahagiaan yang berupa rasa syukur diliputi harunya tangis semua warga Mesir. Dalam jenjang waktu 10 jam terakhir, beragam media dipenuhi oleh berita kemenangan Islam dengan hadirnya sosok qiyadah yang dinanti-nantikan oleh seluruh rakyat Mesir khususnya dan seluruh umat muslim pada umumnya.

Pada hakikatnya, kemenangan terpilihnya Mursi sebagai presiden adalah kemenangan bersama kaum muslimin. Hal ini terlihat dari tidak hanya rakyat Mesir yang menyambut dengan gembiranya kemenangan Mursi, namun juga warga Palestina dengan gegap gempitanya merayakan terpilihnya sang Imam yang berasal dari Ikhwanul Muslimin ini. Mulai dari warga biasa, pejuang Al Qassam, hingga pejabat pemerintah Gaza. Sejuta harapan Palestina membuncah bersama terpilihnya Mursi sebagai presiden Mesir (Kutipan berita dari bersamadakwah.com). Dengan hadirnya sosok pemimpin seperti ini diharapkan dapat menjadi imun energi baru bagi para pejuang muslim yang selalu bercita-cita mulia dalam menghadirkan imam negara yang adil secara lahir dan batin.

Continue reading

Belajar Ditolak Cinta Dari Sayyid Quthb

Dialah Ulama dan Mujahid yang berani mendobrak hegemoni Sosialisme Mesir. Tumbuh dalam rimba kejahillayahan modern dan bergeming untuk turut andil melestarikannya. Walau kesenangan itu sudah berada di depan matanya. Walaupun tahta sudah siap menampuk tubuhnya.

Kursi-kursi dunia itu disediakan untuk Sayyid Quthb asal ia bersedia mengakui bahwa kedaulatan Islam belumlah final. Bahwa sistem buatan manusia adalah jalan suci. Parlementari merupakan paras molek membangun kejayaan hidup. Namun apa kata Sayyid? Ia menolaknya. Baginya, rasa sosialisme, nasionalisme, bahkan demokrasi lebih pahit dari kehinaan dunia: sumir!

Sayyid Quthb menolak menafsirkan kata tauhid hanya sekedar pengakuan lisan bahwa Allah adalah Tuhan. Doktor Sastra dari Darul Ulum ini mempelajari Qur’an lebih mendalam, dan ia menyimpulkan bahwa makna tauhid lebih dari itu.

Continue reading