Jodoh: Bukan Dengan Siapanya, Tapi Bagaimana Proses Mendapatkannya

Menikah, bagi saya pribadi memang merupakan tema yang sangat menarik untuk diperbincangkan. Dan sepertinya, akan sangat lebih menarik lagi apabila dikerjakan (hehe). Akan tetapi, apalah daya, ijin resmi dari orang tua belum keluar (upz).

Apa yang kita fikirkan ketika mendengar kabar tentang pernikahan sepasang manusia dengan beberapa kondisi (yang kita ketahui di antara keduanya) sebagai berikut:

  1. Keduanya belum pernah saling kenal sama sekali sebelumnya
  2. Keduanya sekedar saling kenal sebelumnya
  3. Keduanya sudah saling kenal dan seringkali satu amanah sebelumnya

Jika mungkin bisa saya rangkum kepada dua kondisi, maka keadaannya sebagai berikut:

Continue reading

Tatacara Menjemput Jodoh

Cinta adalah fitrah yang diberikan Allah kepada manusia. Setiap makhluk di muka bumi ini pasti menginginkan seseorang yang dicintainya menjadi pasangan hidupnya. Tapi, adakalanya Allah yang Maha Penyayang menakdirkan seseorang tidak hidup berdampingan dengan orang yang dicintainya. Sifat manusia yang lemah dan berkeluhkesah, terkadang tidak memahami apa hikmah yang ada di balik Kasih Sayang-Nya.

Allah Berfirman, “Boleh Jadi  kamu menyukai sesuatu, Padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (Qs. al-Baqarah: 216)

Continue reading

Ketika Akhwat Terperangkap Sinyal Cinta

“…rasa nyaman terkadang membuat orang berhenti meniti takdir terindah…”
[Sarwo Widodo Arachnida]
Akhwat itu susah Move On… itu kesimpulan instan yang saya dapatkan. Meski sejatinya tidak semuanya begitu. Miris memang, tapi itu kenyataan. Setidaknya itu yang saya temukan. Tak percaya…? Mungkin kisah ini bisa bisa jadi sebagian bukti.
Continue reading

15 Rahasia Agar Jodoh Didekatkan oleh Allah

Ini adalah ikhtiar yg bisa dilakukan untuk mendekatkan pertolongan Tuhan. Yg jomblo, fokus ya

1. Taubati segala dosa. Bagaimana bisa satu waktu kau mengiba pada-Nya, tapi di waktu lain kau barengi dg aktifitas yg mendurhakai-Nya

?

2. Siapkan ilmunya. Pingin naik haji, pelajari manasik haji. Pingin nikah, pelajari ilmunya. Tuhan akan mengabulkan hamba yg pantas menerima

3. Jemput. Bukan nunggu ilmu, tapi cari ilmu. Bukan nunggu rezeki, tapi jemput rezeki. Jodoh juga gitu. Bukan nunggu jodoh, tp jemput jodoh

4. Jodohmu cermin dirimu. Saat kau damba jodoh yg mulia, maka jangan menghinakan diri dg perbuatan yg tak pantas dilakukan orang yg mulia

5. Bermunajatlah pada-Nya, “Rabbii laa tadzarnii fardan..” (Tuhan, jangan biarkan aku sendiri). Kalo gak ngadu ke Tuhan, mau ke sapa lagi?

6. Rasulullah berkata, Tiga orang yg doanya pasti terkabulkan; Doa orang teraniaya, doa musafir, dan doa orang tua pada anaknya. Manfaatkan itu.

7. Doain temanmu. Doa muslim untuk saudaranya yg dilakukan tanpa sepengetahuan orang yg didoakannya, adalah doa yg akan dikabulkan Tuhan.

8. Luruskan niat. Nikah bukan hanya untuk meraih bahagia dunia, tapi lebih dari itu. Pernikahan muslim adalah ibadah yg mulia.

9. Sedekah. Ini mah gak usah ditanya lagi faedahnya. Segala masalah tuntas dg sedekah yg ikhlas. Dg sedekah, semua hajat bakal terkabul

10. Istikharahi. Berdoalah, Ya Allah, jika dia baik bagi agamaku, duniaku, akhiratku, tolong dekatkan hamba dg cara-Mu. Jika tidak, jauhkan.

11. Jangan malu minta bantu. Comblang itu halal, asal dg cara benar. Khadijah mendekati Muhammad saja dg perantara Maisaroh kan?

12. Tetaplah terhormat di masa penantian. Jomblo itu bukan aib. Jangan terpancing teman2mu yg mengisi penantian dg cara tak halal.

13. Tawakkal. Percayalah bahwa kalau memang jodoh nggak akan kemana. Kalo udah doa, udah usaha, ya udah, serahkan hasilnya pada Allah.

14. Jarang ada berlian di tempat sampah. Jemput jodoh baik di tempat baik2. Karena orang baik, lebih kerasan tinggal di komunitas yg baik.

15. Minta doa banyak orang, para sahabat, orang shalih, keluarga. Jangan malu. Kita tak tahu, dari doa yg mana pengabulan Tuhan itu datang.

Semoga dg ikhtiar itu, Allah mengaruniaimu jodoh yg baik. Selamat malem minggu bersama keluarga dan sahabat

by Ahmad Rifan Rifai
@sahabatdarihati

Kultwitt Ust. @kupinang Tentang Konsep Nikah

1. “Saya telah temukan jodoh saya, tapi belum bisa menikah karena masih kuliah.” | Bro, itu bukan jodoh selagi belum terikat pernikahan

2. “Apa yang harus saya lakukan untuk mengikat jodoh saya agar tidak menjadi jodoh orang lain?” | Gawat. Anak orang jangan diikat, Bro.

3. Wah, sepertinya perlu ada install ulang pemahaman tentang jodoh. Kita tertarik sama seseorang, bukan berarti menemukan jodoh kita.

4. “Afwan, ane sudah punya azzam untuk menikah dengan jodoh ane.” | Sebelum ijab-qabul, kita tak dapat memastikan dia jodoh kita

5. Bahkan semenit sebelum ijab-qabul, masih sangat mungkin takdir berkata lain. Sudah khitbah bukan berarti dia telah halal buat ente.

Continue reading

Pengertian dan Perbedaan Ta’aruf dan Pacaran

Dikarenakan banyak sahabat yang bertanya tentang perbedaan taaruf dan pacaran, berikut saya perjelas pembahasannya.. semoga bermanfaat *_^

1. Apakah defenisi dari Ta’aruf ?

Taaruf adalah kegiatan bersilaturahmi, kalau pada masa ini kita bilang berkenalan bertatap muka, atau main/bertamu ke rumah seseorang dengan tujuan berkenalan dengan penghuninya. Bisa juga dikatakan bahwa tujuan dari berkenalan tersebut adalah untuk mencari jodoh. Taaruf bisa juga dilakukan jika kedua belah pihak keluarga setuju dan tinggal menunggu keputusan anak untuk bersedia atau tidak untuk dilanjutkan ke jenjang khitbah – taaruf dengan mempertemukan yang hendak dijodohkan dengan maksud agar saling mengenal.

Sebagai sarana yang objektif dalam melakukan pengenalan dan pendekatan, taaruf sangat berbeda dengan pacaran. Taaruf secara syar`i memang diperintahkan oleh Rasulullah SAW bagi pasangan yang ingin nikah. Perbedaan hakiki antara pacaran dengan ta’aruf adalah dari segi tujuan dan manfaat. Jika tujuan pacaran lebih kepada kenikmatan sesaat, zina, dan maksiat. Taaruf jelas sekali tujuannya yaitu untuk mengetahui kriteria calon pasangan.

Continue reading

Apa Yang Diperbolehkan Melihat Wanita Yang Akan Dipinang?

Segala puji bagi Allah

لقد جاءت الشريعة الإسلامية بالأمر بغض البصر وتحريم النّظر إلى المرأة الأجنبية طهارة للنّفوس وصيانة لأعراض العباد واستثنت الشّريعة حالات أباحت فيها النّظر إلى المرأة الأجنبية للضرورة وللحاجة العظيمة ومن ذلك نظر الخاطب إلى المخطوبة إذ إنّه سينبني على ذلك اتّخاذ قرار خطير ذي شأن في حياة كل من المرأة والرجل ، ومن النصًوص الدالة على جواز النظر إلى المخطوبة ما يلي :

Syariat islam datang membawa perintah untuk menundukkan pandangan dan melarang dari melihat wanita ajnabi (bukan mahram)sebagai bentuk penyucian terhadap jiwa dan perlindungan terhadap kehormatan manusia.

Akan tetapi, dalam syariat ini dikecualikan beberapa keadaan di mana ketika itu dibolehkan seorang pria melihat wanita ajnabi karena darurat atau adanya kebutuhan yang sangat penting. Di antaranya yaitu tatkala seorang peminang melihat wanita pinangannya. Sebab, dari sinilah diambil keputusan penting terkait kehidupan pria dan wanita itu kelak. Di antara nash yang menunjukkan akan bolehnya melihat wanita pinangan adalah berikut ini:

Continue reading