Update Antivirus dalam Hati


Aku sadar, selama ini Allah selalu membantuku. Tentu. Dan kesadaranku kali ini adalah kesadaran yang kesekian kalinya. Sebuah kesadaran yang perlu pembaharuan setiap beberapa waktu. Seperti update antivirus yang harus dilakukan selang beberapa hari atau minggu sekali. Agar antivirus bisa mendeteksi virus yang masuk dalam komputer. Virus-virus yang baru.

Begitulah kesadaran dalam hatiku, harus terbarui. Agar dapat mendeteksi penyakit hati yang diam-diam menyusup. Penyakit seperti mengeluh dan kufur serta suudzon. Kesadaran itu adalah bahwa Allah selalu membuka kan pintu kemudahan untukku saat aku kesulitan dengan halangan di depan pintu. Membuka jendela kelegaan untukku saat aku mulai pengap dengan masalah yang bercampur aduk penuhi fikirku.

Ketika aku terhalang, dan aku berusaha, maka Allah mengakhiri dengan lega. Sebelumnya aku mendapati jalan yang tertutup, hampir menyerah. Tapi ternyata jalan itu hanya tertutup oleh selaput tipis. Allah yang menyadarkan fikirku. Kemudian aku yang selalu merasa dikejar waktu dan target, Allah beri kelonggaran lebih lama. Aku bisa bernapas lepas dan bebas.

Bahkan ketika aku hendak berbuat berlebihan atau bodoh, sudah diujung langkah, Allah jua yang hentikan. Akhirnya aku pun sadar kalau langkah itu terlalu tergesa atau tak baik untukku. Sungguh tiada terkira, tertandingi, terhitung segala kebaikan Allah padaku. Dan sungguh sangat sayang Allah padaku. Kesadaran inilah yang paling aku sukai paling kuat dan paling ampuh melawan virus penyakit hati.

Aku bahagia memiliki hati yang peka, yang bisa meraba setiap kejadian. Halus dan lembut. Bahagia selalu disadarkan oleh Allah… Karena hanya Allah yang tahu semuanya tentang diriku. Hanya Allah yang paling cinta dan sayang padaku. Jadi, setiap kesadaran itu datang, hatiku benar-benar terasa terupgrade. Tentu ke tingkat yang lebih baik.

Kesadaran seperti update antivirus yang waktunya ditentukan dan seberapa besarnya disesuaikan kebutuhan antivirus. Allah yang menjalankan operasi update antivirus dalam hatiku. Mengisiku dengan kesadaran warna apa. Seberapa besar. Dia yang tahu seberapa turun keimananku. Sehingga semuanya pas. Tepat sasaran. Hatiku menjadi lebih peka atau setidaknya selalu peka dengan virus yang merayapi hatiku.

Beruntung ya punya antivirus yang selalu update. Begitupun hatiku yang bisa selalu disadarkan. Karena virus tak akan sampai masuk. Jika pun masuk, tak akan sampai dalam dan merusak hati.

Tapi, tidak semua kan bisa dengan mudah mengupdate antivirusnya. Harus ada koneksi internet. Dan aku, insya Allah ada koneksi dengan Allah. Hubungan yang mungkin masih jauh. Hubungan melalui tauhid dan sholatku.

Saat update antivirus, tergantung koneksi internetnya. Jika tak baik, ya lama downloadnya. Ketika hatiku sedang benar-benar jauh dengan Allah, maka kesadaran itu pun lama sampai di hatiku. Jadi, miliki tauhid, lalu dekatkan hubungan dengan Allah agar hati selalu ter-update dengan kesadaran pada penyakit hati. Supaya hati senantiasa sehat atau selamat dari kerusakan.

Selamat meng-update hati dengan kesadaran bahwa Allah selalu menuntun kita kepadaNya. Menjadi insan yang lebih baik dan selamat dunia-akhirat.

Yogyakarta, 27 Desember 2011
Oleh Najmi Haniva

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s