Muhasabah Harian Seorang Muslim


Tulisan ini berisikan pertanyaan-pertanyaan ke hadapan anda yang lebih merupakan instropeksi diri untuk kemudian kita renungkan dan kita aplikasikan dalam perbuatan nyata. Tulisan ini disampaikan Oleh Ustad Fuad Al Hadzimi pada pengajian kingsford, sumber aslinya dari buku Al Wabil Ash Shoib karangan Imam Ibnul Qoyyim Al Jauziyyah. Semoga bermanfaat dan dapat kita laksanakan.

1. Apakah anda selalu sholat Fajar(Subuh) berjama’ah di Masjid setiap hari?

Sabda Rasul:
“Barangsiapa muslim laki-laki dekat dengan mesjid tidak sholat Isya dan Subuh dalam waktu yang panjang dapat dikatakan hatinya munafik.”

Karena sebenarnya pada kedua waktu ini orang muslim sebaiknya berjamaah dan tingkat pahala yang terbanyak diberikan pada waktu itu.Untuk muslim laki-laki diutamakan sholat berjamaah di mesjid sedangkan muslimah diutamakan untuk sholat di rumah karena keluar rumah pada wanita pada saat urgent.Adapun bila mereka sholat dimesjid untuk tujuan silaturahmi dan talabul ilmu.

2.Apakah anda selalu menjaga sholat lima waktu dengan berjama’ah di Masjid?

Contohnya sholat jum’at adalah wajib dilakukan dan biasanya berjamaah di mesjid. Untuk sholat-sholat sunnah baik muslim maupun muslimah dapat melakukannya di rumah saja.

3.Apakah anda rutin membaca dzikir setiap selesai sholat wajib?

Sabda Rasul:
“Barangsiapa yang sholat tanpa membaca wirid sama dengan tidak butuh kepada Allah.”

Firman Allah:
“Wahai sekalian manusia, kalian itu sangat lemah sedangkan Allah maha kaya dan terpuji, maka memohon dan berdoalah kepadaNya.”

Dzikir yang biasa kita lakukan yaitu astaghfirullah sebanyak 3 kali, Subhanallah 33 kali, Alhamdulillah sebanyak 33 kali serta Allahu Akbar sebanyak 33 kali.

Muad bin Jabar pernah ditanya yaitu janganlah kamu lupa membaca dzikir selepas sholat. Hal ini didukung oleh firman Allah yang kurang lebih artinya:
“Ya Allah bantulah kami untuk selalu ingat kepada mu dan bersyukur kepadamu dan bantulah kami untuk beribadah kepadamu.”

4.Apakah anda selalu menjaga sholat sunnah Rowatib sebelum dan sesudah sholat wajib?

Sholat sunnah yang dijalankan sebelum dan sesudah sholat fardlu yaitu sholat sunnah rowatib. Jadi Rowatib yaitu sesuatu yang menyertai sholat wajib.

Sabda Rasul:
“Barangsiapa yang menyakiti apa yang kucintai berarti menantangku.”

“Tidaklah seorang hamba mendekatkan diri kepadaKu dengan yang Kuwajibkan kepada yang Kucintai.”

“Yaitu apabila seorang hamba telah melaksanakan ibadah sholat yang wajib-wajib dan sunah.”

5.Apakah anda melaksanakan sholat dengan khusuk dan menghayati apa yang anda baca?

Sholat adalah munajat kepada Tuhan, oleh sebab itu shalat yang tiada dikerjakan dengan khusyu’/kehadiran hati dan kata-kata yang alpa dan hina, adalah lebih buruk keadaannya daripada orang yang tidak melakukan khidmah sama sekali.

Alhasan berkata:
“Tiap-tiap sholat yang tidak disertai kehadiran hati, maka shalat itu lebih mencepatkannya kepada siksaan”. (sumber, buku rahasia terkabulnya doa, karangan Marzuki Aqmal)

Allah memuji orang-orang yang khusyu’ dalam shalatnya. Firman Allah dalam Surat Al Mu’minun Surat 23 ayat 1 dan 2 yang artinya:
“Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman”

“(yaitu) orang-orang yang khusyuk dalam shalatnya”.

Allah menyipatkan mereka yang khusyu’ dengan keberuntungan,kemudian dengan balasannya, berupa syurga Firdaus. Firman Allah dalam surat 23 Surat Al Mu’minun ayat 10 dan 11 yang artinya:
“Itukan orang-orang yang mempusakai, mereka mempusakai syurga Firdaus. Mereka kekal di dalamnya”.

Dalam Surat 17 Surat Al Israa’ ayat 78 dan 79 disebutkan bahwa:
“Dirikanlah shalat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikanlah pula shalat) subuh. Sesungguhnya sholat subuh itu disaksikan (oleh malaikat).”

“Dan pada sebahagian malam hari bershalat tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhanmu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.”

6. Apakah anda hari ini sempat mengingat mati dan azab kubur?

Kematian adalah suatu peristiwa besar, bagaimana menghadapinya itu suatu yang luar biasa. Hidup itu punya satu tujuan khusnul khotimah yaitu mendapatkan akhir yang baik. Diantara orang yang dekat dengan Allah yaitu bila orang tersebut selalu ingin segera menemui RabNya.

Kalau kita takut mati berarti keimanan kita masih dipertanyakan, ini merupakan suatu penyakit yaitu cinta dunia takut mati. Kenapa takut mati? Menemui sang kekasih (Allah). Takut mati menunjukkan sesuatu yang salah. Mengingat mati adalah persiapan kepada kematian.

7.Apakah anda hari ini sempat membayangkan Hari Kiamat dan kedahsyatannya?

Percaya kepada hari akhir merupakan salah satu rukun Iman. Dengan membayangkan hari kiamat dan kedahsyatannya diharapkan kita lebih mendekatkan diri kepada Allah yaitu dengan mentadaburkan Al Qur’an dan hadist, dan mengaplikasikan amar makruf nahi mungkar yaitu menjalankan perintahNya dan menjauhi laranganNya.

8.Apakah anda telah memohon kepada Allah sebanyak tiga kali dengan sungguh-sungguh agar dimasukkan ke dalam surga?

Maka sesungguhnya barangsiapa yang meminta yang demikian, surga akan berkata, “Ya Allah masukkanlah ia ke dalam surga”. (Shohih Riwayat Tirmidzi)

9.Apakah anda sudah meminta perlindungan kepada Allah dari api neraka sebanyak tiga kali?

Maka sesungguhnya barangsiapa yang meminta yang demikian, Neraka akan berkata, “Ya Allah hindarkanlah ia dari neraka”.(Shohih Riwayat Tirmidzi)

10.Apakah anda hari ini sempat membaca hadits Nabi SAW?

Nabi Muhammad adalah orang paling pantas dicintai.

Umar bin Khatab pernah berkata:
“Demi Allah aku mencintai Rasulullah SAW melebihi apapun di dunia ini bahkan melebihi cintaku pada diriku.”

Rasul bersabda:
“Tidaklah sempurna keimanan seseorang hingga aku lebih engkau cintai dari keluarga, ortumu dan seluruh isi bumi ini”

Ini merupakan bukti petunjuk bahwa kita musti mencintai Rasulullah SAW melebihi cinta kepada yang lainnya. Sesuai dengan firman Allah yang artinya:
“Sesungguhnya Muhammad diutus untuk memelihara akhlak yang luhur”.

Ajaran Rasulullah SAW dapat diaplikasikan dalam segala aspek kehidupan manusia, oleh karena itu sudah seharusnya kita membaca Hadist dan sejarah kehidupan Rasulullah SAW.

11.Apakah anda pernah berfikir untuk menjauhi teman-teman yang tidak baik?

Setiap orang akan berpikir untuk bersama orang yang dicintainya. Namun demikian kita sebaiknya berhati-hati, sebab kepada siapa kita dekat sangat berpengaruh terhadap diri kita. Contohnya dekat dengan orang yang baik maka akan ikut menjadi baik, sebaliknya bila dekat dengan orang yang tidak berakhlak, kurang lebih hasilnya akan sama.Cara yang paling tepat untuk mengetahui baik tidaknya orang tersebut yaitu “Kalo ingin tanya tentang seseorang tanyakan kepada teman dekatnya”.

Dalam surat Al Furqaan Surat 25 ayat 72 disebutkan:
“Dan orang-orang yang tidak memberikan persaksian palsu, dan apabila mereka bertemu dengan (orang-orang)yang mengerjakan perbuatan-perbuatan yang tidak berfaedah, mereka lalui (saja)dengan menjaga kehormatan dirinya.”

Adalah tidak mungkin kebaikan nyampur dengan yang jelek kecuali untuk tujuan mengIshlah/memperbaiki.

12.Apakah anda telah berusaha menghindari banyak tertawa dan bergurau?

Terlalu banyak tertawa dan bergurau akan mematikan hati. Hidup adalah perjuangan, terlalu banyak bergurau menunjukkan orang yang tidak berjuang.

Bercanda adalah berolok-olok, baik dengan perkataan maupun dengan perbuatan. Kebanyakan bercanda disisipi dengan ejekan. Bercanda ada dua macam:
a.Bercanda yang menyinggung pribadi pihak lain, denga merendahkan atau menyakitinya, baik dilakukan dengan lisan maupun dengan perbuatan. Bercanda jenis ini akan mengurangi harga diri seseorang, dan jelas bertolak dalam Islam.
Imam ‘Ali as berkata, “Bercanda itu mewariskan kedengkian.”

Beliau juga berkata, “Tidaklah seseorang bercanda kecuali dia memuntahkan akalnya.”

b.Bercanda dengan maksud menghibur, bukan untuk menyakiti pihak lain. Bercanda jenis ini tidak mengapa hingga batas-batas yang diperkenankan akal.
(sumber: Buku “Bagaimana Membangun Kepribadian Anda, Khalil Al-Musawi)

13.Apakah anda hari ini menangis karena takut kepada Allah?

Ada tujuh golongan yang nantinya selamat diakhirat:
-pemimpin yang adil
-seorang pemuda yang khusuk dalam beribadah kepada Allah
-seseorang yang hatinya terpaut kepada mesjid, disebutkan pula bahwa menjaga mesjid merupakan bentuk perjuangan nilainya lebih tinggi daripada berjuang di medan pertempuran
-dua orang yang saling mencintai karena Allah, wujudnya yaitu mengajak pasangannya menuju kebaikan dan bila melihat kemungkaran segera mengingatkan.
-seorang hamba yang selalu ingat kepada Allah.Ketika menyepi matanya berkaca-kaca dan selalu berdoa dan memohon: “Ya Allah aku mohon perlindungan kepadamu dari nafsu yang tidak
pernah puas, ilmu yang tak bermanfaat, hati yang tidak pernah tenang, amal yang tak diterima, mata yang tak pernah menangis”. Dicontohkan bahwa Abu Bakar As Shidiq adalah laki-laki yang sering menangis karena takut kepada Allah.

14.Apakah anda selalu membaca dzikir pagi dan sore hari?

Dalam surat Al Hujuraat surat 49 ayat 2 disebutkan:
“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu meninggikan suaramu lebih dari suara nabi, dan janganlah kamu berkata kepadanya dengan suara keras sebagaimana kerasnya (suara) sebahagian kamu terhadap sebahagian yang lain, supaya tidak hapus (pahala) amalanmu sedangkan kamu tidak menyadari.”

Adalah dosa besar apabila kita hanya bisa berkata namun tidak diamalkan. Berdzikir merupakan bentuk shodaqah atau amalan untuk menghindari neraka. Dan sebaik-baiknya amalan ialah bila amalan itu dilakukan secara kontinyu. Bentuknya bisa dengan membaca Al Fathihah dan ayat kursi sehabis sholat bila lupa membacanya maka terkena denda untuk membaca sebanyak sepuluh kali.

15.Apakah anda hari ini telah memohon ampun kepada Allah atas dosa-dosa anda?

Setiap manusia pasti pernah buat salah, namun sebaiknya manusia itu menyadarinya lantas bertaubat dan Allah Maha penerima taubat. Rasulullah SAW bersabda:
“Sesungguhnya setiap anak Adam bersalah, dan sebaik-baiknya orang yang bersalah adalah orang yang bertobat.”

Allah membukakan pintu tobat yang luas bagi anda, ini merupakan karunia dan kasih sayang Allah kepada anda, maka kewajiban anda adalah menyesali kesalahan-kesalahan anda dan bertobat kepadaNya dengan tobat nasuha(tobat yang sungguh-sungguh).

16.Apakah anda telah sungguh-sungguh meminta kepada Allah untuk MATI SYAHID?

Mati syahid adalah jalan menuju surga.Ini merupakan jalan tercepat menuju dua titik yaitu garis lurus. Namun demikian fenomena menunjukkan adanya pengkaburan makna jihad di dunia barat, jihad dianalogikan sebagai teror.Bahkan seringkali orang memandang mati syahid itu hanya diwujudkan dengan mati di medan pertempuran.

Sebenarnya bisa juga dalam bentuk lain, contohnya:
Syahid bagi wanita bisa meninggal ketika melahirkan bayinya.
Sedangkan syahid bagi laki-laki yaituseluruh hidupnya dibaktikan kepada kejayaan Islam.

Karena Rasulullah SAW telah bersabda:
“Barangsiapa yang memohon kepada Allah dengan sungguh-sungguh untuk mati syahid, maka Allah akan memberikan kedudukan sebagai syuhada’ meskipun ia meninggal di atas tempat tidur” (Shahih riwayat Ibnu Majah, Tirmidzi,Nasai, Ibnu Hibban dan Al Hakim)

17.Apakah anda hari ini telah berdo’a kepada Allah agar ia menetapkan hati anda di atas Dien Nya?

Allah SWT berfirman dalam surat 2 Surat Al Baqarah ayat 186 yang artinya:
“Dan apabila hamba-hambaKu bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah) bahwasanya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia berdoa kepadaKu.”

Doa adalah Ibadah. Hidup juga merupakan ibadah. Sehingga kehidupan itu bisa dengan mengaplikasikan doa, sebagaimana doa itu adalah senjata bagi orang mukmin.

18.Apakah anda hari ini telah mengambil waktu dan tempat dimana do’a tidak akan ditolak?

Salah satu adab berdoa yaitu memilih waktu-waktu yang mulia diantaranya:

a. bertepatan dengan Arafah
Hadist Nabi dalam kitab Tirmidzi dari Amru bin Syu’aib, dari bapaknya, dari kakeknya dari Nabi SAW:
“Doa yang paling utama adalah do’a pada hari ‘Arafah.” Dan ucapan yang paling utama yang kuucapkan dan yang diucapkan para Nabi-nabi sebelum aku adalah: “LAA ILAAHA ILLALLAHU WAHDAHU LAA SYARIIKALAHU LAHUL MULKU WALAHUL HAMDU WAHUWA ‘ALAA KULLI SYAI IN QADIIRUN” artinya: Tiada Tuhan selain Allah, tiada sekutu bagiNya, bagiNya segala kekuasaan dan BagiNYa segala puji dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. (Al Adzkar 147)

b.Selama bulan Ramadhan
Rasulullah SAW bersabda:
“Jika tiba bulan Ramadhan, maka dibuka pintu-pintu Syurga dan ditutup pintu-pintu Neraka, dan dibelenggu (dirantai) semua syaitan.” (HR Bukhari Muslim)

c.Memilih hari jum’at
Hadist Nabi SAW dari Abu Hurairah ra:
“Sesungguhnya Rasulullah SAW ketika membicarakan tentang hari jum’ah, beliau berkata: Pada hari itu ada saat, tiada seorang Muslim yang sedang sembahyang yang bertepatan saat itu, lalu memohon kepada Allah, melainkan Allah akan pasti memberinya, tetapi saat itu hanya sebentar (sedikit).” (HR Bukhari Muslim)

d.Pada waktu sahur (malam tinggal sepertiga)
Allah berfirman dalam surat Ad Dzariyaat ayat 17 dan 18: “Mereka sedikit sekali tidur di waktu malam, dan di waktu menjelang subuh mereka beristighfar (memohon ampunan)”.

Dalam surat Al Israa’ ayat 79 disebutkan:
“Dan pada sebagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu,mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji.”

19.Apakah anda hari ini telah memintakan ampun bagi saudara-saudara seiman anda dan juga bagi para MUJAHIDIEN di jalan Nya?

Bantuan yang baik bagi mujahidien yaitu dengan doa.

20.Apakah anda telah mempelajari dan menelaah buku-buku tentang Islam?

Islam adalah minhajul hayat atau the way of life, mempelajarinya adalah wajib karena Islam dapat mengatur semua tatanan kehidupan manusia.

21.Apakah anda hari ini telah memuji dan bersyukur kepada Allah atas segala nikmat Nya?

Bila kita bersyukur kepada Allah biasanya Allah akan menambahkan nikmat dan limpahan rahmatNya kepada kita, sebaliknya bila kita kufur atau tidak bersyukur, maka balasannya yaitu adzab.

Allah SWT berfirman dalam surat Ibrahim surat 14 ayat 7 yaitu:
“Dan ingatlah tatkala Tuhanmu memaklumkan, ‘Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah kenikmatan kepadamu.”

Bersyukur adalah kunci bertambahnya rezeki dan keberkahan yang Allah SWT turunkan kepada hamba-hambaNya. Sebaliknya, kufur terhadap nikmat menghancurkan rezeki. Ketahuilah bersyukur kepada Allah akan melahirkan sifat qana’ah (merasa cukup), sedangkan kufur nikmat melahirkan sifat tamak dan rakus.

Imam Ali as berkata:
“Jika sampai kepadamu berbagai kenikmatan maka janganlah kamu lari, walaupun dengan sedikit bersyukur.” (sumber:”Bagaimana membangun kepribadian anda”, karangan Khalil Al Musawi)

22.Apakah anda hari ini telah menyisihkan harta untuk bersedekah kepada yang membutuhkannya?

Allah SWT berfirman:
“Perumpamaan (harta yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang mengeluarkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebuah butir yang menumbuhkan tujuh tangkai, yang pada tiap-tiap tangkai terdapat seratus butir. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa saja yang dikehendakiNya.” (QS Al Baqarah:261)

Salah satu ajaran yang diperintahkan oleh Al Qur’an dan mendapatkan perhatian yang besar di dalam Islam adalah berinfak di jalan Allah SWT. Karena dari satu sisi hal itu merupakan manifestasi kedermawanan seseorang, dan dari sisi lain merupakan faktor kemajuan dan sarana untuk melawan kelaliman.

Berinfak di jalan Allah, di samping berinfak dengan harta, juga mencakup berinfak dengan usaha, waktu, dan lain-lain. Imam ‘Ali as berkata:
“Janganlah kamu menahan infak di dalam ketaatan kepada Allah,lalu kamu infakkan hartamu di dalam maksiat kepada Allah.”
Beliau juga berkata:
“Sedekah adalah obat yang manjur.”
(sumber: buku “Bagaimana Membangun Kepribadian Anda”,karangan Khalil Al-Musawi)

23.Apakah anda telah berusaha untuk menahan marah karena kepentingan pribadi dan kemudian berusaha untuk marah hanya semata-mata karena Allah?

Marah adalah salah satu bentuk penyakit jiwa, itu bila dengan maksud menyakit pihak lain untuk kepentingan pribadi, tetapi bila marah dengan niat mengingatkan orang lain ketika melihat kemungkaran atau marah karena untuk kebaikan terlebih lagi bila motivasi marah itu hanya semata-mata karena Allah adalah wajib untuk dilaksanakan.

24.Apakah anda telah menjauhi sifatsombong,riya’ (pamer) dan membanggakan diri sendiri?

Supaya tingkah lakumu menjadi bijaksana maka, sebesar apapun harta, ilmu, akhlak dan kesejahteraan yang anda miliki, anda harus bersikap tawaduk (rendah hati). Ketahuilah bahwa manusia membenci orang yang bersikap sombong kepadanya dan mencintai orang yang bersikap tawaduk kepadanya, sebagaimana aliran air menyukai tempat yang merunduk kepadanya (rendah). Jadilah Anda seperti tangkai gandum yang penuh berisi, yang merunduk karena banyak mengandung isi.

Ujub atau bangga diri adalah penyakit yang mematikan bagi banyak hal. Dia adalah penyakit bagi akal,ilmu, niat iklas, dan kemajuan. Betapa banyak orang yang berakhlak mulia, lalu dia merasa bangga dengan akhlak dirinya sehingga akhirnya dia menjadi orang yang menyimpang dari akhlak yang mulia.So..hindarilah sifat ujub, sombong dan riya.

25.Apakah anda bersilaturahmi (menyambung tali persaudaraan) dengan saudara seiman anda?

Bersilaturahmi sangat dianjurkan dalam Islam, terlebih lagi dengan saudara yang seiman. Memutuskan tali persaudaraan adalah dosa yang besar. Bagaimana wujud silaturahmi bisa dengan berkunjung atau menyebarkan salam.

26.Apakah anda telah mendakwahi keluarga,kerabat dan tetangga anda?

Hukum berdakwah itu wajib sesuai dengan sabda Rasul: “Sampaikanlah walau satu ayat”.

27.Apakah anda hari ini telah menunjukkan bakti anda kepada orang tua anda?

Orang yang patut kita cintai dan berbakti setelah Allah yaitu orang tua atau ayah dan ibu kita. Adalah dosa yang sangat besar bila kita durhaka terhadap orang tua, dan balasan siksaannya tidak akan ditunda pada hari kiamat.

28.Apakah anda hari ini telah membaca do’a:
Allahumma innii a’uudzu bika an usyrika bika wa ana a’lam, wa astaghfiruka bika mimmaa laa a’lam

Ya Allah aku berlindung kepada Mu dari mempersekutukan Engkau sedangkan aku mengetahuinya. Dan aku memohon ampunan kepada Mu dari segala dosa yang tidak kuketahui (Shahih Riwayat Ahmad)

Karena barangsiapa yang selalu berbuat demikian Allah akan menghapus dosa syrik yang ada padanya (Lihat Shahih Jami’ No3625)

29.Apakah anda telah berusaha meninggalkan ucapan yang tidak ada manfaatnya?

Barang siapa yang beriman maka berucaplah dengan kata-kata yang baik atau dengan diam.

30.Apakah anda telah membersihkan lisan anda dari iri, dengki, pamer, mengumpat, mengadu domba dan debat kusir?

Disebutkan bahwa bila seseorang hanya melakukan ibadah ritual namun suka menyakiti saudaranya maka amalannya akan habis/bangkrut.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s