Sebelum Mata Terlena


Kita tak pernah tahu bila dan dimana ajal akan menjemput kita. Mungkin besok, mungkin lusa, mungkin lepas ni kita turun tangga terjatuh, atau bila besok pagi kita dah tak bangun2 lagi, atau naik kereta accident atau mungkin kena sambar petir, naudzubillah. Jadi kenapa kita tak mengintrospeksi diri secara terus menerus? Selalu berusaha memperbaiki kekurangan yang ada dan sentiasa bertaubat dengan segera setelah melakukan kesalahan atau dosa. Sebab boleh jadi kita akan dipanggil sewaktu kita sedang dalam keadaan telah bertaubat dan menyesali kesalahan yang kita buat, lalu kita menghadap kepada Allah SWT seakan-akan tak pernah melakukan kesalahan atau dosa, malah kesalahan dan dosa yang kita buat akan menjadi kebaikan, subhanallah…

Berikut ini saya sampaikan cara-cara mudah untuk bermuhasabah yang saya dapat buku dr. Khalid bin Abd Aziz Al-Jubair. Moga kita sama-sama dapat memanfaatkannya, insyaAllah.

1) Setelah meletakkan kepala di atas bantal lalu membaca doa-doa sebelum tidur, segeralah mengingat segala hal yang telah kamu lakukan siang itu, meliputi yang perkara-perkara yang baik mahupun yang buruk.

2) Mulalah dengan shahadah, solat, zakat, sedekah lalu perkara-perkara yang berkaitan dengan rukun iman, iman kepada takdir baik atau buruk etc. Jika semua yang kamu ingat tidak bermasalah maka ucapkanlah alhamdulillah, tapi jika didapati ada hal-hal yang buruk maka bacalah ta’awudz-minta perlindungan daripada Allah Taala dari gangguan shaitan-, beristigfarlah kepada Allah, bertaubatlah kepada-Nya dan menangislah di hadapan-Nya. Semoga Allah berkenan menerima taubatmu, lalu berniatlah untuk tidak mengulangi kesalahan-kesalahan tersebut, jika ada jalan untuk mendekatkan kamu kepada dosa tersebut, maka berjanjillah kepada Allah untuk tidak akan mengulanginya lagi pada hari-hari yang akan datang.

3) Setelah mengingat-ingat hal-hal yang berkenaan dengan hak Allah, lanjutkan mengingat hal-hal yang berkenaan dengan hak-hak makhluk yakni meliputi ibubapamu, isterimu/suamimu, anak-anakmu, saudara-saudaramu, jiran-jiranmu, teman-temanmu etc, apakah kegiatanmu atau perlakuanmu hari ini telah membuatkan Allah murka berkenaan dengan hak-hak mereka? Jika ternyata kamu belum dapat menunaikan hak-hak mereka dengan baik maka bertaubatlah kepada Allah dan berjanjilah untuk tidak mengulanginya, lalu mintalah maaf dan keridhaan mereka, lalu tidurlah kamu dalam keadaan telah bertaubat.

Mungkin ramai yang bertanya kenapa kena muhasabah diri sebelum tidur? Jika Allah takdirkan kita meninggal malam itu juga, maka kita akan menghadap Allah SWT dalam keadaan telah bertaubat. Akan tetapi jika Allah takdirkan kita masih dapat menghirup udara segar (atau air polution) besok hari, kita akan tetap mendapat salah satu dari dua manfaat :

1) Mungkin kita akan ingat bahwa kita telah berjanji dengan Allah SWT, maka kita akan sentiasa berusaha menghindari kesalahan atau dosa sebelum terjerumus ke dalamnya.

2) Atau mungkin kita akan terus melakukan kesalahan kemudian segera bertaubat kembali, demikian selanjutnya sehingga kita akan merasa malu sendiri kepada Allah setelah berkali-kali bertaubat (tak sedar-sedar lagi ke?) Selain itu, taubat dan penyesalan merupakan ibadah yang akan mendatangkan pahala kepada kita.

“Hitunglah amal perbuatanmu sebelum kamu dihitung amal perbuatanmu…”

Wallahua’lam…

p/s : To all my dear friends, sorry for everything. I luv all of u, together we’ll be a better muslim/ muslimah, insyaAllah =)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s