Tegar Di Jalan Da’wah


Para aktivis dakwah, di tangan kitalah harapan Islam diletakkan. Harapan agar Islam menampakkan jati dirinya sbg rahmat bagi semesta alam. Harapan agar Islam menjadi kenyataan keseharian di tengah kehidupan masyarakat, tanpa ada fitnah dlm agama. Harapan agar Islam memimpin peradaban. Untuk itulah dakwah terus kita lakuakn, utk itulah kebenaran terus kita perjuangkan, utk itulah perjuangan senantiasa kita tunaikan.

Hanya mereka yg mampu tegar di jln dakwah, akan dpt merasakan kenikmatan perjuangan. Berbagai hambatan dirasakan sbg kenikmatan dlm beraktivitas, menambah dinamika pergerakan. Mereka tdk gentar menghadapi tantangan, sebab telah diyakini bhw Allah akan menolong aktivis di jalan-Nya. Bisa jadi mereka tak punya apa2, namun mereka paham bhw mereka masih memiliki Allah dlm dada. Dan di situlah letak kekuatan!

Hanya mereka yg mampu tegar di jln dakwah, akan mendapat kemuliaan (‘izzah). Hanya mereka yg tegar di jln dakwah yg memilki optimisme dlm perjuangan, sesuatu yg amat mahal saat ini. Terlalu banyak kaum muslimin yg pesimistis thd masa depannya sendiri. Ia tdk memahami bahwa masa dpn tlh pasti di tangan Islam. Perasaan cemas dan serba khawatir akan senantiasa menghantui orang2 yg tdk terlibat dlm gerakan dakwah Islam.

Para aktivis dakwah, jika ada dua pilihan kehidupan, utk menjadi pemikul beban dakwah ataukah menjadi beban bagi dakwah, mengapa tdk segera memilihnya? Hanya mereka yg tegar di jln dakwah, akan bisa memilih alternatif terbaik yg mampu mengantarkannya ke pintu gerbang kemenangan.

Inilah saat yang sangat tepat, untuk mengabdikan diri kita secara total kpd Allah dlm sebuah gerakan perjuangan mengemban misi2 Islam. Waktu akan terus berjalan, tanpa peduli, menggilas dan meninggalkan mereka yg masih suka bersantai menyibukkan diri dlm kegiatan2 yg tdk bermanfaat bagi kehidupan abadinya. Jadilah kader yg senantiasa jaga, tdk lalai dan lengah :
laki-laki yang tidak dilalaikan oleh perniagaan dan tidak (pula) oleh jual beli dari mengingati Allah, dan (dari) mendirikan sembahyang, dan (dari) membayarkan zakat. Mereka takut kepada suatu hari yang (di hari itu) hati dan penglihatan menjadi goncang. (An-Nur: 37)

Hai orang-orang beriman, janganlah hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. Barangsiapa yang berbuat demikian maka mereka itulah orang-orang yang merugi. (Al-Munafiqun: 9)

Saatnya telah tiba, memperbaiki persiapan-persiapan, kemudian melangkah secara pasti di medan dakwah yang penuh tantangan. Raih masa depan yang gilang-gemilang. Rajut peradaban yang berkilau cemerlang.

La tahzanu wala takhafu. Innallaha ma’ana! (Jangan Bersedih dan Jangan Takut.. Sesungguhnya Allah Bersama Kita..!!!)


*Tegar di Jalan Dakwah_Cahyadi Takariawan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s