Hari Buruk? Putuskan Mata Rantainya Agar Tidak Beruntun


 

Pernahkah kita mengalami kejadian buruk yang beruntun? Seolah-olah seharian itu kita sial banget. Mau berangkat kuliah tiba-tiba ada konflik dikit ama orang rumah, bad mood dah kita. Udah gitu nyariin kunci motor gak ketemu, padahal udah mepet banget neh waktunya. Lalu lintas yang biasanya lancar, kali ini ada aja halangannya. Macet lah, tiba-tiba ada yang motong jalan lah, dan akhirnya kita sampe kampus dimarahin dosen karena telat. Udah gitu seharian ini kita ngerjain apa-apa, ada aja yang salah dan kurang pas. Wah seolah hari itu benar-benar sial banget deh bagi kita.

Hal inilah yang dijelaskan oleh teori yang mungkin pernah kita dengar “Law of Attraction”. Kita ini sebenarnya magnet yang bisa menarik apa aja ke dalam diri kita, sesuai dengan kekuatan energi yang kita punya. Nah karena hari ini kita dah memulai hari dengan kondisi yang buruk, maka energi yang kita pancarkan pun akhirnya buruk. Akibatnya, keburukan demi keburukan yang akan menyertai kita. Sebenarnya kita sendirilah yang tanpa menyadarinya menarik keburukan dan kesialan kita hari itu.

Alam bawah sadar kita merespon kejadian itu secara otomatis dan tanpa kita sadari. Melihat di depan kita ada beberapa mobil berhenti agak lama, kita dah mengumpat “duh macet.. macet” yang ada malah beneran kemacetan yang akan mengikuti kita. Ada yang motong jalan “sialan tuh orang” yang ada kita akan sial beneran karena kita menarik kesialan itu ke diri kita sendiri. Bukannya ketika kita mendoakan orang lain maka doa itu juga yang akan kembali ke kita. Jika kita mendoakan keburukan pada orang lain, maka keburukan juga khan yang akan kita dapetin.

So.., gimana caranya kita biar nggak sial seharian itu meski kita memulai hari dengan keadaan yang buruk? Karena semua tadi berawal dari ketidaksadaran kita yang otomatis muncul dalam benak kita, maka kali ini melalui kesadaran kita coba putus mata rantai bad day kita hari ini. Ketika memulai hari sudah dengan perasaan buruk karena mendengar berita tidak mengenakkan, dapet sms dari pacar yang bikin bete’ atau apa aja yang bisa membuat perasaan kita hari itu buruk, maka segera sadari sumbernya dan ubahlah perasaan kita. Apa yang bisa kita lakukan? Lakukan sesuatu yang menyenangkan pagi itu.

Mulai hari dengan mendengarkan musik yang semangat (bukan yang isinya patah hati dan kesedihan), nonton TV yang acaranya bisa bikin ketawa, ingat kejadian-kejadian menyenangkan yang pernah kita lewati, atau bayangkan hal baik yang akan kita lakukan hari ini. Intinya adalah membuat kondisi emosi negatif kita hari ini berubah menjadi positif. Selanjutnya ketika menemukan kejadian buruk di jalan, maknai kejadian nagatif itu sebagai bagian yang positif.

Misalnya ada yang motong jalan, jangan marah dan mengumpat, biarkan aja dia lewat dan berkati dia. “Oh mungkin dia lagi terburu-buru, semoga saja perjalanannya lancar dan tidak ada halangan apapun.” Nah ketika doa kita baik, maka kemudahan pula lah yang akan mengikuti kita. Macet, jangan langsung direspon dengan “duh macet neh” atau “wah tau gitu aq tadi bawa motor aja daripada bawa mobil macet gini”, tapi dengan tenang dan penuh kesadaran katakan “gak kok ini cuman antrian dikit di depan, setelah ini juga bakalan lancar lagi” atau “terima kasih Tuhan aku masih bisa menunggu kemacetan ini di dalam mobil yang berAC dan tidak kepanasan” rasanya itu akan jadi lebih baik dan menenangkan kita daripada umpatan-umpatan yang kita keluarkan toh tidak akan mengubah keadaan.

Memang tidak mudah untuk merubah mindset kita dari yang terbiasa negatif menjadi positif. Semua itu butuh latihan dan kesabaran. Latihan meditasi dan relaksasi sehari 5-10 menit cukup membantu kita menemukan ketenangan dan ketika menghadapi kejadian buruk, dengan penuh kesadaran kita bisa mengubah kondisi itu menjadi lebih baik. Putuskan lingkaran setannya, maka kebaikan akan segera menyertai kita. Selamat mencoba.

 

Referensi :
Byrne, Rhonda. 2001. The Secret. Alih bahasa: Susi Purwoko. Jakarta : PT. Gramedia.
Byrne, Rhonda. 2010. The Power. Alih bahasa: Ani Moediarta. Jakarta : PT. Gramedia.

Sumber gambar: http://www.offthemark.com/cartoons/groundhog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s