Diujung manisnya Facebook


Aku melihat undangan itu tercetak manis di foto facebookmu,aku tergagap,aku ingin menjerit,aku ingin menangis. Tapi apa aku ini,siapa aku ini di matamu,lalu apa yang selama ini kau katakan padaku,harapan,komitmen,sampai pada bayang-bayang suatu pernikahan. Namun apa yang kau perbuat padaku. Kau hancurkan impian ku selama ini,kau hancurkan harapanku. Sampai ku harus rela menolak orang yang hendak mengkhitbahku demi menantimu.

Patah hati..hal yang paling menyakitkan,sama seperti kata-kata di atas. Sebuah penipuan yang di balut dengan sebuah keindahan. Tak ada yang menyadari bahwa syetan-syatan tengah membuaimu dengan kata-kata indahnya. Membawamu merasakan kenyamanan sesaat namun di hentakkan begitu saja olehnya.

Tidak sedikit muslimah atau bahkan seorang laki-laki yang terjebak dengan perasaannya sendiri. Mereka tidak menyadari bahwa mereka sedang di permainkan nafsu. Karna fitrah seorang wanita yang senang di puji,senang di perhatikan bahkan senang di rayu meskipun kadang dengan tegas mereka menolak,di lain sisi ada rasa berdesir di hati mereka.


Kamu sangat tahu bahwa kata-kata yang di timbulkan antara lawan jenis belum tentu dapat di pertanggung jawabkan. Maka kamu terjebak dengan aktivitas perasaan karna janji-janji yang melambungkan mimpimu. Kamu sangat menyadari aktivitas itu sangat menguras pikiran,waktu dan hati,meskipun hanya lewat tulisan atau pun kata-kata di facebook.

Kamu melihat banyak akhwat yang comment di statusnya atau di wall nya dia,padahal dia bukan siapa-siapa kamu,hanya sebuah komitmen yang membuat kamu merasa memilikinya. Namun sangat di sayang kan karna kamu tetaplah bukan istrinya,ketika kamu cemburu pun sia-sia.

Sahabatku, kamu tahu bahwa facebook sangat beracun. Racun yang mematika n hati bila kamu tak hati-hati. Racun itu pula yang sering kali menindas hatimu dengan kata-kata manis yang membuaikan. Kata-kata manis yang selalu muncul di antara wall daninboxmu. Tapi kamu tak menyadari,apakah dia mengirimkan kata-kata manis itu hanya untukmu?? Atau kamu malah sudah tahu tapi tetap cuek karna kamu telah terbuai perasaanmu ??

Kamu akan tetap cantik tanpa pujian kecantikan darinya. Kamu akan tetap indah tanpa sanjungan manisnya. Kamu akan tetap mempesona tanpa kata-kata pesonanya. Sadarlah sahabat,meski aku tahu kalo kamu sangat sadar dengan apa yang kamu perbuat. Namun kamu enggan menolak racun perasaanmu karna itu sangat menyenangkan.

Indahnya dirimu saat kamu mau menjaga dirimu,cantiknya dirimu saat kamu mau menghargai kehormatanmu,pesona dirimu ada pada penjagaan akhlakmu. Jangan terus menerus terbuai sebuah kata pujian dan sanjungan yang menipu,karna di balik itu ada sebuah kepahitan.

Wallahua’lam bish Shawwab

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s