Melawan Ibu, Melawan Dirimu Sendiri


Termenung aku mengingat perjuangan seorang ibu setiap hari. Ya, lihatlah bagaimana usahanya untuk  memastikan agar ia memiliki stok ASI yang cukup. Ia sudah bertekad bahwa anak2nya  harus mendapatkan ASI yang sama seperti kakak2nya, bahkan lebih baik. Dan  sungguh  melihat usahanya yang begitu gigih setiap hari, tanpa libur, membuat hati siapapun terenyuh. Bangun pagi, tidur larut. Terus saja tanpa kenal lelah. Dalam senyap, aku bertekad tuk mengingat momen-momen ini, dan menjadikannya pengingat bagi ke 6 anakku di kala mereka memerlukannya satu saat nanti. Bahwa sang ibu, adalah pejuang sejati yang harus mereka muliakan.

Sementara itu, sebuah pikir menyelinap dalam benakku, menerobos ke dalam relung kalbu. Bahwa memang benar, tak layak seorang anak melawan orang tuanya. Sebab orang tua, utamanya ibu, adalah bagian dari dirinya, kehidupannya. Ia bukanlah dirinya, tanpa ibunya. Dalam tiap sel mengalir diri sang ibu, lalu bagaimana kah ia bisa memisahkan diri?

Maka melawan ibu, sama dengan melawan dirimu sendiri. Mendurhakainya, berarti membinasakan dirimu sendiri. Bukan hanya sebab Allah telah melarang itu. Melainkan juga karena memang kau dan dia tak terpisahkan.

“Tapi ibuku tak pernah mengurusku!” mungkin ucap beberapa sahabat.

Lalu dari mana kah kau bisa hadir dalam hidup ini, jika bukan lewat dirinya? Pun ketika ia tak mengurus setelah melahirkanmu, perannya sebagai pintu kehadiranmu tak pernah bisa tergantikan oleh siapapun.

Kau dan ibumu satu, wahai diri. Tak terpisahkan. Deritamu adalah deritanya. Maka deritanya, mestilah deritamu pula. Jika itu tak terjadi, tengoklah hati dan jiwamu, mungkin ia sedang sakit. Sebab hati yang sehat kan dengan mudah mengingat kembali setiap detik kehidupan yang kau lalui bersama ibumu.

Kala menulis ini, aku sungguh masih jauh dari berbakti. Maka aku mohon doamu, wahai Sahabat-sahabatku, agar diri yang pandir ini diberi hidayah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s