Zona Layak


To the point ya :  Zona layak adalah kondisi atau situasi yang layak untuk diri kita.

Bila anda istri yang setia, maka anda layak bersuamikan pria yang setia.
Bila anda orang tua yang baik, maka anda layak mempunyai anak yang baik.
Bila anda karyawan yang berkinerja tinggi, anda layak digaji tinggi pula.
Bila anda pemimpin yang adil, anda layak dicintai rakyat anda.

Lalu…

Bila anda sudah setia, tapi suami/istri anda tak setia, bagaimana? Berarti suami/istri anda itu tak layak untuk anda. Dan, anda selalu punya pilihan untuk mencari dan mendapatkan suami/istri yang layak itu. Bisa suami / istri yang baru. Bisa juga suami / istri yang sekarang tapi dengan karakter yang baru. Pilihan terakhir ini benar-benar saya anjurkan. Maka berjuang lah untuk menjadi jembatan ke-baru-an karakter suami / istri anda. Prinsip yang sama juga berlaku di berbagai bidang kehidupan yang lain.

Zona layak ini penting bagi pemenuhan keinginan-keinginan anda. Kenapa? Karena keinginan tidak akan tercapai, tanpa adanya kelayakan. Contohnya begini. Anda ingin punya pekerjaan yang bergaji besar, atasan yang baik, rekan kerja yang hebat, bawahan yang memuaskan. Nah, semua hal hebat itu bisa anda dapatkan bila anda merasa dan benar-benar layak untuk kondisi itu.

Kata kunci pertama adalah merasa layak. Seorang gadis cantik tapi miskin, ingin bersuamikan pemuda ganteng dan kaya. Ketika benar-benar ada pemuda seperti itu yang melamarnya, si gadis senang luar biasa. Tapi ia menjawab lamaran itu dengan ‘tidak’. Kenapa? Karena ia tidak merasa layak atas pemuda ganteng dan kaya itu. Sang pemuda berada di luar zona layak sang gadis.

Kata kunci kedua adalah zona nyaman. Istilah yang telah sering anda temui. Ini merujuk pada kondisi yang membuat kita nyaman berada di dalamnya, apakah kondisinya benar-benar baik (zona nyaman positif) atau buruk (zona nyaman negatif). Banyak orang yang sudah bisa merasa nyaman berada di kondisi yang buruk. Bila anda naik kereta listrik Jakarta – Bogor kelas ekonomi anda akan temui contoh zona nyaman negatif ini.

Zona nyaman berbahaya. Baik yang positif maupun yang negatif, zona nyaman membuat orang sulit berubah dan bergerak maju. “Untuk apa berubah , lawong sudah nyaman?”.

Karena itu, bentuklah zona layak. Zona layak adalah kondisi yang memang layak untuk anda. Zona nyaman mungkin memberikan kenyamanan untuk anda. Tapi zona layak lebih hebat dari itu. Ia memberikan kebahagiaan yang sejati, bukan hanya kenyamanan. Maka ada kalanya di zona layak, anda akan merasa tidak nyaman.

Mahatma Ghandi sudah berada di zona nyaman. Ia pengacara sukses. Tapi, ia lalu menyadari kondisi bangsanya. Ia benar-benar merasa malu atas kenyamanan yang dinikmatinya. Maka ia keluar dari zona nyamannya. Ia pun memasuki zona layak. Ia memang tidak merasa nyaman (awalnya), tapi ia bahagia. Ia telah memutuskan hal yang benar.

Banyak orang ingin hidup tanpa masalah. Nyaman rasanya. Tapi apakah itu layak? Menurut saya tidak. Setiap manusia yang hidupnya nyaman tanpa masalah justru berada di zona tidak layak. Kenapa tidak layak? Karena fithrahnya manusia justru untuk menghadapi masalah, menyelesaikan masalah, bahkan menjadi masalah itu sendiri. Dan masalahnya pun tidak tanggung-tanggung, tapi masalah-masalah besar.

Sekarang, silakan ukur diri anda. Berikut contoh zona nyaman – zona layak di bidang finansial.

Bila anda miskin, berarti anda berada di zona tidak layak sekaligus di zona tidak nyaman. Bila anda hidup dengan pendapatan yang lumayan, mungkin anda sudah berada di zona nyaman. Pendapatan lumayan itu sudah memuaskan dan menyamankan anda. Tapi belum berada di zona layak. Anda sebenarnya layak untuk memiliki pendapatan yang lebih tinggi.

Pendapatan anda meningkat sampai ke tingkat layak. Maka anda berada di zona nyaman dan zona layak. Tapi hal itu terjadi bertahun-tahun. Pendapatan anda mentok. Meskipun demikian, anda sudah terlanjur merasa nyaman dengan pendapatan sebesar itu. Tanpa sadar, anda sekarang berada di zona tidak layak yang terasa nyaman.

Nah, saudara sadarilah…Anda hanya layak untuk kualitas hidup yang terus membaik dari waktu ke waktu. Kualitas hidup ada 5 aspek. Pertama, finansial. Kedua, mental. Ketiga, emosional. Keempat, sosial. Kelima, spiritual. Di sisi finansial, anda layak atas pendapatan yang terus meningkat. Di sisi mental, anda layak atas ilmu dan keterampilan yang terus bertambah. Di sisi emosional, anda layak atas rasa bahagia. Di sisi sosial, anda layak memberikan manfaat yang makin besar untuk sesama. Di sisi spiritual, anda layak untuk menemukan makna-makna hidup dan kedekatan dengan Yang Maha Kuasa.

Karena itu saudara, berjuang lah untuk keluar dari zona nyaman, dan raihlah zona layak anda.
Merdeka!!! (by SL)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s