Tiga Kunci Sukses dan Bahagia

Saat ini, hampir semua orang mengejar sukses dan bahagia. Ketika orang yang bekerja keras dari pagi hingga larut malam ditanya, ia menjawab, “agar sukses dan bahagia.” Ketika ada suami yang rela meninggalkan istrinya berbulan-bulan ke luar pulau ditanya, ia juga menjawab, “agar nantinya bisa sukses dan bahagia.”

Yahya bin Mu’adz ar-Razi pernah memberikan nasihat tentang kunci sukses dan bahagia. “Sungguh beruntung,” kata Ar-Razi, “orang yang meninggalkan harta sebelum harta meninggalkannya, membangun kuburan sebelum ia memasukinya, dan membuat ridha Tuhannya sebelum ia menemuiNya.”

Nasihat Ar-Razi ini begitu dalam, dan patut menjadi bahan renungan untuk mengevaluasi langkah-langkah kita selama ini. Mulai dari tujuan akhir. Yakni sukses dan bahagia yang hakiki. Sukses sebagai hambaNya yang berujung surga, bahagia selamanya berada di tempat kembali yang sangat mulia. Dan karena kebahagiaan itulah yang hakiki, ia pun mulai terasa sejak di dunia ini.
Continue reading

BERBAHAGIALAH… BERSEDIHLAH…

Sahabat, hidup manusia di dunia ini dibentuk oleh dualitas. Semuanya berpasangan. Siang – malam. Laki-laki – perempuan. Tua – muda. Baik – buruk. Kuat – lemah. Kaya – miskin. Sukses – gagal. Dan sebagainya.

Menurut saya, semua dualitas ini adalah anugerah Yang Maha Kuasa. Anugerah berarti sesuatu yang nilainya luar biasa tingginya. Dahsyat. Hebat. Dan ia berasal dari Yang Maha Kuasa lagi. Maka terhormatlah kita manusia yang diperkenankan-NYa untuk menerima anugerah tersebut.

Bila anda diberi sebuah pensil oleh artis idola anda, bagaimana perasaan anda? Senang luar biasa kan? Padahal hanya pensil biasa yang diberinya itu. Nah, ini anugerah yang hebat dari Yang Maha Hebat. Maka sungguh tercela bila kita menganggap hidup ini sebagai sesuatu yang biasa-biasa saja.

Continue reading

Ingin Bahagia? Bahagiakan Orang-orang di Sekitar Kita

Rasa sedih dan rasa bahagia tak pernah luput menyelimuti setiap momentum perjalanan hidup kita. Tidak ada di dunia ini orang yang selalu merasa sedih berkepanjangan, tidak pula ada di dunia ini orang yang selalu bahagia secara berkepanjangan. Laksana roda kehidupan adakalanya kita merasakan perasaan yang begitu sedih, dan adakalanya kita merasakan kebahagiaan yang teramat sangat.

Rasa sedih tentu tidak ingin kita tularkan kepada orang lain, agar orang lain menjadi sedih, tentu rasa bahagialah yang ingin kita beri kepada orang lain agar orang lain bahagia. Bahagia, ya satu kata yang sederhana namun didambakan selalu kehadirannya dalam kehidupan setiap insan yang ada di muka bumi ini. Mendambakan kebahagiaan adalah sebuah fitrah dari setiap insan, siapapun orangnya semuanya pasti menginginkan kebahagiaan senantiasa melekat pada dirinya, baik itu kebahagiaan di dunia dan di akhirat.

Continue reading

Kenalilah Kebahagiaan Jika Ingin Bahagia

Bahagia, satu kata yang pasti manusia mengetahuinya, namun tidak semua manusia merasakannya.

Jika berbicara tentang kebahagiaan, setiap orang akan melontarkan berbagai alasannya mengapa ia merasa bahagia. Mungkin ada diantara mereka yang berkata “Saya bahagia karena suami saya sangat mencintai saya”, “Saya bahagia karena mempunyai banyak anak”, “Saya bahagia karena mempunyai banyak harta”, “Saya bahagia karena mempunyai ini dan itu”, “Saya bahagia karena memiliki si ini dan si itu” dan sebagainya.

Tetapi, bagaimana kebahagiaan itu yang sebenarnya?

Continue reading

Bahagia Dalam Diri Adalah…

Menjadi bahagia, bukanlah karena sikap orang lain yang menyenangkan atau menyakiti kita. Tetapi menjadi bahagia adalah karena pilihan kita sendiri untuk menjadi bahagia.

Menjadi bahagia adalah tentang bagaimana kita mensetting hati, pikiran dan laku dan keseharian kita, dan semua itu adalah terletak diatas keinginan dan kemauan kita sendiri.

Ketika definisi tentang bahagia kita letakkan dengan cara banyak menguliti orang lain dan meminta mereka bersikap begini dan begitu, yang tentunya mengharuskan mereka mengikuti apa yang kita mau, saat itulah sebenarnya kekurangan adalah menjadi milik kita dan bukan mereka.

Betapa tidak, dalam menyusun rencana pembahagiaan diri kita tersebut, maka harus dihadirkan adanya sikap memaksa, tak jarang malah berakhir dengan konflik. Padahal dengan bersabar, hal itulah yang bukan hanya menjadikan kita lebih bahagia, tapi sekaligus memberi peluang kita untuk lebih mulia.

Continue reading

Tiga Kunci Sukses dan Bahagia

Saat ini, hampir semua orang mengejar sukses dan bahagia. Ketika orang yang bekerja keras dari pagi hingga larut malam ditanya, ia menjawab, “agar sukses dan bahagia.” Ketika ada suami yang rela meninggalkan istrinya berbulan-bulan ke luar pulau ditanya, ia juga menjawab, “agar nantinya bisa sukses dan bahagia.”

Yahya bin Mu’adz ar-Razi pernah memberikan nasihat tentang kunci sukses dan bahagia. “Sungguh beruntung,” kata Ar-Razi, “orang yang meninggalkan harta sebelum harta meninggalkannya, membangun kuburan sebelum ia memasukinya, dan membuat ridha Tuhannya sebelum ia menemuiNya.”

Nasihat Ar-Razi ini begitu dalam, dan patut menjadi bahan renungan untuk mengevaluasi langkah-langkah kita selama ini. Mulai dari tujuan akhir. Yakni sukses dan bahagia yang hakiki. Sukses sebagai hambaNya yang berujung surga, bahagia selamanya berada di tempat kembali yang sangat mulia. Dan karena kebahagiaan itulah yang hakiki, ia pun mulai terasa sejak di dunia ini.
Continue reading