Menyikapi Virus Merah Jambu

Bismillah…

Bergerak dari rasa kepedulian dan keprihatianan, melihat fenomena yang terjadi saat ini, dimana maksiat sudah dianggap sebagai hal yang lumrah. Bahkan sebagian orang menganggap hal demikian adalah hal yang naluriyah, “jadi ya…ga munafik juga, itu manusiawi!” begitu tanggapan salah seorang mahasiswa universitas ternama di Indonesia. Yap.. pembahasan yang akan diulas kali ini tidak jauh dari “virus merah jambu”.

Virus merah jambu atau yang sering kita sebut “cinta” adalah hal yang tak akan habis-habisnya untuk dibahas. Setiap orang pasti pernah merasakan cinta, setiap orang ingin nyinta dan dicinta. Dan sebagian orang ada yang menjadikan cinta sebagai berhala. Naudzubillah.

Continue reading

Pejuang Cinta atau Pecundang Cinta ( ? )

Bismillaahirrahmaanirrahiim

Assalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh

Hohoho.. judulnya aja sudah membuat mata terbelalak walau barang sejenak *GeeR :p*.

Aku mau berbagi cerita sedikit mengenai sebuah ide dan pemikiran di kepala mungil ini *soknye :p*, dimana inspirasi untuk membuat tulisan ini kupetik ketika melihat sebuah acara reality show yang pernah ada di salah satu stasiun TV swasta kita.

Entah kenapa, diriku ini paling ‘gerah’ kalau mendengar kata ‘PACAR’ atau melihat orang ‘BERPACARAN’. Bukan ape-ape yee..daku memang termasuk dalam ‘Komunitas ACAR’ alias ANTI PACARAN. Bukan juga karena diriku yg ketika masih single belum pernah merasakan pacaran selama diriku bernafas. *tapi kan kamu dah merid? jadi bisa pacaran setelah nikah? Yup..tul skali..anda pinter..:p *

Tapi aku merasa risih aja dan mata ini sudah sangat jengah melihat segala atribut dan tetek bengek adanya orang2 yg berpacaran disekelilingku yg dengan ‘seenak udele dhewek’ main peluk-pelukan dan pegangan tangan kayak lem besi, kadang melayangkan ciuman curian ke pipi pasangannya, tanpa rasa malu dan risih sedikitpun, dan itu terjadi didepan mataku..:-@. Kalau ditegur dikira aku mencampuri urusan orang lain, kalu dibiarkan aku merasa ikut berdosa karena membiarkan suatu maksiat terjadi didepan mata tanpa aku bisa berbuat apa-apa. Jadinya ya gitu, diriku suka sangat-sangat sebel bin jengah binti senewen kalau melihat orang berpacaran didepan umum.

Continue reading

When I Fall In Love….

Cinta oh cinta…

Virus merah jambu yang satu ini bisa nangkring di hati siapa aja tanpa pandang bulu, datang nggak dijemput, pulang nggak dianter. Keeksisannya juga bakalan nguras abies pikiran, tenaga, emosi, materi, dll, dsb.  Tapi efeknya juga, bakal melebihi sihir yang paling dahsyat sekalipun. Yups, bisa menjadikan pemiliknya lebih aneh dari yang teraneh.  Itulah… cinta

Sebagai deteksi awal kalau kamu udah terjangkiti virus ini adalah dengan logika kamu yang raib tiba- tiba alias jalan- jalan dan nggak balik- balik lagi. Apapun yang kamu hadapi dan kamu rasakan seakan jadi indah semua, dan yang ada cuman rasa bahagia.  Nggak  jarang  “nasib tragis” juga ikut ikutan nimbrung bagi yang patah hati gara- gara cinta ini. Ada yang suka nangis- nangis sendiri, atau malah nyanyi nggak jelas sambil ktawa- ktiwi, heee. Ituh baru berat kotornya boz, belum termasuk suka ngelamun, ngebayangin lagi dan lagi tentang yang dicintai , ngebayangin waktu mereka berdua dulu pertama kali kenalan, pertama ketemu, waktu pertama ngobrol, plus momen- momen spesial lainnya.

Continue reading

Jatuh Cinta vs Bangun Cinta

Cinta adalah kekuatan…
Yang mampu merubah duri menjadi mawar…
Mengubah Cuka menjadi anggur…
Mengubah malang menjadi untung…
Mengubah sedih menjadi riang…
Mengubah sakit menjadi sehat…
Mengubah bakhil menjadi dermawan…
Mengubah kandang menjadi taman…
Mengubah penjara jadi istana…
Mengubah Amarah menjadi marah…
Mengubah musibah jadi muhibbah…
Itulah makna cinta…(Ayatul Husna)

Bicara mengenai cinta tidak akan pernah ada habisnya. Cintalah yang membuat terciptanya alam dan semesta ini untuk dipersembahkan kepada makhlukNYA, yang dipercaya untuk mengolahnya secara adil dan bijaksana. Cinta yang membuat Rasulullah mengucapkan kata-kata terakhir “ummati…ummati…ummati”. Cinta yang membuat Bilal, tetap mempertahankan Islamnya, sebagai bukti kecintaannya pada ALLAH dan rasul-Nya.

About Love (Again)

Tenang saja, kau pun akan mendapatkan sebuah cinta atau bahkan kau telah memiliki cinta. Bukan hanya sebuah retorika tentang cinta. Perlakuan manja para pecinta pada yang dicinta. Atau sebuah cibiran berbalut halus kata-kata yang sebenarnya menghujam si penanti cinta. Tiada yang tahu jika tidak menjadi korban.

Ya, mungkin aku, kau atau mereka kini bermain dalam sinema cinta. Entah sedang berlakon sebagai pemeran utama yang memainkan cerita cinta dengan beragam likunya. Atau berlakon sebagai penanti cinta yang sejati yang entah kapan akan lelah ditunggui. Yang aku yakin, tidak ada yang sia-sia kawan, jika kita berniat ikhlas. Mungkin, ada yang telah kecewa dan menjadikan cinta sebagai tersangka. Oh bukan, cinta tidak pernah salah dan tidak mungkin jadi tersangka. Cinta hanya sebuah objek dan subjeknya adalah pelaku (baca: manusia). Cinta selalu indah, meskipun jalan mendapatkannya memerlukan langkah tertatih, airmata yang kerap mengalir atau doa yang menjadi bertambah.

Continue reading