Renungan Bagi Wanita Muslimah

Wahai saudariku..
Ketahuilah olehmu, bahwasanya dibalik daripada jilbabmu terdapat perkara agama ( Islam ) yang  sebahagian kamu tidak mengetahui dan tidak pula memikirkan. Maka, Barang siapa diantara kamu yang mengenakan jilbab sedang ia bertingkah laku seperti orang – orang jahiliyah niscaya ia telah menodai agama ( Islam ) dengan sendirinya.

Tidaklah layak bagimu berhijab (Jilbab) dengan sekehendak hatimu, melingkarkan dilehermu atau berhijab selayaknya seorang muslimah akan tetapi berpakaian ketat lagi memakai jeans atau seumpama orang – orang kafir itu. Kemudian, sekali – kali janganlah kamu bertingkah laku seperti orang – orang jahiliyah sedang jilbabmu itu masih melingkari wajahmu.

Continue reading

Wahai Hamba-Ku, Aku Rindu denganmu..

azanKalau dengar Mu’adzin

حَيَّ عَلَى الصَّلاَةِ

Apa yang kita rasakan..?! Biasa-biasa aja atau kayak ada yang manggil

Simple, kalau mahasiswa lagi di kampus, pas waktu antri ketemu dosen, giliran dah mau masuk buat konsultasi lama, ehh ada panggilan adzan.
Mana yang di pilih..?! ^_^ Hayoo

#”Ahh..sholat kan bisa nanti, waktunya masih banyak,” Nah,,loh

Pernah nggak kita ngebayangin gitu, pas adzan terdengar
حَيَّ عَلَى الصَّلاَة

Dengan mesra nan lembut Allah manggil kita, “Wahai hamba-Ku, kemarilah, datanglah ke rumah-Ku, Aku Rindu padamu, Rindu ketika dirimu Mengagungkan-Ku, Memuji-Ku, Menyembah-Ku” ^_^ Pernah..??! Dan

Ketika kita ngk dateng” ke masjid, Allah Yang Maha Tahu bertanya kepada Jibril, “Yaa Jibril, kemanakah hamba-Ku yang biasa shalat berjama’ah di rumah-Ku, Aku Rindu padanya yaa Jibril, apakah dia sudah enggan tuk bertemu dengan-Ku lagi..?”. Astaghfirullah

Sering-sering ke masjid yukk…^_^ di kangenin Allah tuh ^_^ #Just4Allah #sedikitBerbagi #SemogaBermanfaat #SemogaBarakah ِ.

 

Nasihat untukmu Saudariku…

Jadikanlah ghadhul bashar

(menundukkan pandangan) sebagai

hiasan kedua matamu, niscaya akan

semakin bening dan jernih.

Oleskan lipstick kejujuran pada bibirmu,

niscaya semakin manis.

Gunakan pemerah pipimu dengan

kosmetika yang terbuat dari rasa malu.

Pakailah sabun istighfar untuk

menghilangkan semua dosa dan

kesalahan yang kita lakukan.

Rawatlah rambutmu dengan jilbab islami

yang akan menghilangkan ketombe

pandangan laki-laki asing yang

membahayakan.

Pakailah giwang kesopanan pada kedua

belah telingamu.

Hiaslah kedua tanganmu dengan gelang

tawadhu dan jari-jarimu dengan cincin

persahabatan.

Sebaik-baik kalung yang kamu pakai

adalah kalung kesucian

Menurut Ibnul Qayyim Al Jauziyyah,

Ghadhul Bashar (menundukkan

pandangan) dari hal-hal yang

diharamkan memberikan tiga manfaat

besar.

1. Merasakan manis dan lezatnya iman.

2. Hati bercahaya dan firasat tajam.

3. Hati semakin kuat, teguh, dan berani.

 

Ajari Aku Cinta…

Ajari aku cinta karena Allah || Cinta yg bersamamu aku jadi semakin dekat dengan Allah || Cinta yg bersamamu aku jadi semakin mencintai Allah.

Ajari aku cinta untuk Bersabar || agar menemukan kekasih yg benar || yang menuntun hati pada cinta yang sadar || Cinta suci kepada Yang Maha Besar

Ajari aku cinta dalam Diam || Pada kesendirian tanpa sentuhan Haram || Pada kerinduan dalam doa-doa malam || Demi kesucian cinta yg Terpendam.

Ajari aku cinta yang Sejati || Cinta yang tak butakan hati || Cinta yang selalu mengobati || Cinta yang membawa hidup menjadi lebih Berarti.

kata arti dari I.S.T.R.I.

“berikut sikap seorang perempuan yang akan mendapatkan
kunci masuk untuk syurganya atas ridho dan ijin Allah”
.
~mengabdi kepada suaminya itu sudah jadi salah satu
kunci utama untuk masuk syurga~
.
kata arti dari I.S.T.R.I.

Continue reading

Ketika Pangeran Tak Kunjung Datang

 

 

 

 

 

 

 

Sarah, (35), benar-benar telah menyerah terhadap apa yang disebut pernikahan.

“Saya telah melalui fase yang dimulai sekitar 10 tahun yang lalu ketika saya benar-benar putus asa untuk bisa mendapatkan suami. Saya telah berbicara dengan kerabat yang kira-kira bersedia untuk membantu. Saya telah meminta kepada teman-teman saya yang telah menikah untuk menanyakan apakah suami mereka punya teman sarjana yang memenuhi syarat sehingga mereka bisa bersanding denganku,” katanya sendu.

“Ketika saya memasuki usia 33 tahun, saya telah benar-benar melakukan sesuatu yang saya merasa sangat malu. Saya memasang profil diri saya di situs perjodohan Muslim! Itu merupakan yang pertama dan yang terakhir. Saya merasa begitu sangat malu ketika saya melakukannya, bukan karena orang tua saya tidak mengetahui – mereka bahkan sangat mendorong saya untuk ‘melakukan apa pun sebelum terlambat’ -. Tapi karena saya bertanya-tanya apa yang salah dengan diri saya? “

Continue reading

Se-sederhana Mungkin ..

bertemu denganmu adalah takdir bagiku
berteman denganmu adalah pilihan bagiku
bersahabat denganmu adalah hadiah istimewa bagiku

aku ingin menjadi sahabat yang sederhana buatmu
se-sederhana matahari di pagi hari yang menyinari bumi
se-sederhana rembulan dengan keteduhan sinarnya
se-sederhana angin yang berhembus menyejukkan jiwa
se-sederhana hujan yang membasahi rerumputan

aku tidak ingin menjadi yang istimewa buatmu
seperti raja dengan segala dayang-dayangnya
seperti jendral dengan segala tentaranya
seperti presiden dengan segala jajarannya

aku hanya ingin menjadi yang sederhana buatmu

semudah kita dipertemukan dengan cara-Nya
semudah kita berbicara tentang banyak hal
semudah kita bertatap muka untuk melepas rindu
semudah kita berpegangan tangan dan berlari untuk merasakan ke-Agungan-Nya
semudah kita saling memberikan kepercayaan dan menjaganya
Continue reading

Muhasabah Dunia

Berbicara tentang Muhasabah kalau masalah dunia pasti kebanyakan kita paling cerdas dalam menghitungnya. Tapi kadang rencana tinggal rencana, telah kita tetapkan target tahun depan akan tercapai hal tertentu, tahun depan dilalui ternyata tidak tercapai, tahun berganti tahun sepuluh tahun kemudian bahkan lebih ternyata belum juga tercapai, hal demikian tentu sangat menyakitkan, mengusahakan hal yang bukan bagian takdir kita adalah menyakitkan, saya turut prihatin kalau anda mengalami hal demikian, semoga Allah menolong Anda.

Perlu kita ketahui bahwa cobaan terberat dialami para Nabi dan Rosul, demikian makin kebawah tingkatannya akan makin ringan cobaannya, pada saat ini materialisme makin menjadi-jadi, sehingga kadang kita mengukur kesuksesan seseorang dari atribut keduniaannya, kalau saja kita menghormati seseorang hanya dari atribut dunianya saja, berarti kita telah kehilangan 2/3 keimanan kita (#). Kembali kepada target yang tak kunjung tercapai, diri ini harus selalu diingatkan : Tugas kita adalah memaksimalkan usaha lahir kita dan usaha inilah yang mudah-mudahan bernilai ibadah, dan kita harus siap dengan tembok takdir.Percaya kepada Taqdir adalah bagian dari rukun iman.

Continue reading