Ingat-ingat Pesan Mama Duhai Nisa’

Inilah pesan paling indah sepanjang masa bagi orang-orang yang menginginkan indahnya rumahtangga dan harmonisnya pernikahan. Pesan ini melintasi batas waktu dan zaman.

Dahulu kala, ada seorang raja di negeri Yaman yang bernama al-Harits bin Amru al-Kindi. Ia mendengar berita bahwa ada seorang wanita yang terkenal dengan kecantikannya. Wanita itu adalah putri Awf al-Kindi. Lalu sang raja mengutus seorang wanita yang bernama Asham, sebagai comblang, kepada keluarga Awf untuk membuktikan langsung kebenaran berita itu.

Continue reading

Keharmonisan Suami Isteri, Justru karena Mereka Berbeda

Keluarga harmonis adalah dambaan semua orang. Siapapun yang menikah dan membentuk bahtera rumah tangga, berharap akan bisa memiliki keluarga yang harmonis. Namun banyak orang memahami makna harmonis secara berlebihan, sehingga seakan-akan tidak mentolerir adanya perbedaan, pertengkaran, dan konflik antara suami isteri sama sekali. Keluarga harmonis dipahami sebagai keluarga yang tanpa perbedaan dan tanpa pertengkaran.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata harmonis memiliki makna pernyataan rasa, aksi, gagasan, dan minat; keselarasan; keserasian. Dalam konteks keluarga, kata harmonis dekat dengan makna keselarasan dan keserasian antara suami, isteri dan seluruh anggota keluarga. Selaras dan serasi, menunjukkan suatu kesamaan tujuan dan cita-cita, walaupun kondisinya tidak selalu sama.
Mungkin saja ada hal yang berbeda, namun perbedaan terbingkai dalam keselarasan dan keserasian.
Kapan kita mengatakan pakaian  yang dikenakan seseorang sebagai serasi? Apakah karena warnanya sama? Seorang lelaki muda mengenakan sepatu, celana panjang, hem, dasi, jas dan topi dengan warna yang sama. Warna hitam semua, atau merah semua, atau putih semua, itukah serasi?

kulwit : #nasihat

01. berapa kali abi perlu menasihatimu cara dengarkan nasihat? | gunakan telingamu untuk mendengar bukan lisanmu
02. lisan dan telinga keduanya tiada bisa bekerja bersama | satu bekerja dan yang lain lumpuh disaat yang sama
03. perhatikan abi dengan telinga, jangan buru-buru kau tampik dengan ucapan | telinga mendahului lisan didepan abi-ummimu
04. sungguh menyimak akan memberikan pemahaman | kare na telinga terhubung langsung dengan akal pemikiran

05. mendengar lebih banyak akan memberimu alasan untuk berbicara | sedikit mendengar tiada buat bicaramu semakin bermakna
06. berlisan sebelum mendengar akan menyeret pada kesalahan | walau tidak salah mengucapkan jawab, sudah salah saat tidak mendengar
07. mendengar adalah sebuah keahlian, yang mungkin lebih sulit dilatih dari bicara | diam bukan berarti salah, bicara belum tentu benar
08. saat engkau dewasa dan bersuami kelak, mungkin ini keahlian yang paling penting dalam rumah tangga | memenangkan hati suami dengan diam
09. berbantahan dalam emosi tiada hasilkan jalan keluar, yang ada menyulut masalah | gunakan telingamu bukan lisanmu
10. banyak mendengar sedikit salah, banyak bicara banyak salah
11. seseorang bisa jadi terlalu banyak bicara | tapi takkan terlalu banyak untuk mendengar
12. seringkali seseorang kram otot karena bicara | tiada pernah kram telinga karena mendengar 🙂
13. mendapatkan ilmu dari mendengar, mengikatnya dengan bicara | lantas apa yang mau diikat bila tak ada yang didapat?
14. karena bicara itu menampakkan nilai diri | sedangkan mendengar itu menampakkan diri bernilai
15. memang banyak yang mendekati bila pandai berlisan | tapi yang pandai mendengar lebih baik karena dia tiada pernah dijauhi
16. sebagaimana Al-Qur’an dibaca untuk didengar, bukan dibantah | maka perkataan abimu juga untuk disimak bukan disela
17. berkata sering menyakiti | tapi mendengar itu mengobati
18. saat Rasul berucap “berkatalah yang baik atau diam” | maksudnya bila tak bisa berkata sesuai Islam, lebih baik diam (dengarkan) 🙂
19. lisan yang baik tanda terpelajar | dan mendengar yang baik adalah tempat belajarnya
20. maka dengarkanlah nasihat sebelum berlisan | insyaAllah tumbuh dirimu menjadi Muslimah yang anggun lagi santun
sumber: @felixsiauw

Nasihat Amirul Mukminin Umar bin Khattab ra

Khalifah Umar bin Khattab ra adalah legenda kepemimpinan dan ketaqwaan, masa mudanya berada dalam kerusakan. Sebagai preman paling ditakuti di Pasar Ukaz di Kota Mekkah pada saat itu. Dan setelah menerima hidayah Islam beliau berubah 180 derajat. Namanya kini melegenda menempati urutan ke 51 sebagai orang yang paling berpengaruh sepanjang masa menurut penulis barat terkenal bernama Michael H. Hart.
Berikut nasihatnya yang sangat berharga…

Barangsiapa takut kepada Allah SWT nescaya tidak akan dapat dilihat kemarahannya. Dan barangsiapa takut pada Allah, tidak sia-sia apa yang dia kehendaki. ~ Sayidina Umar bin Khattab

Orang yang banyak ketawa itu kurang wibawanya. Orang yang suka menghina orang lain, dia juga akan dihina. Orang yang mencintai akhirat, dunia pasti menyertainya.

Barangsiapa menjaga kehormatan orang lain, pasti kehormatan dirinya akan terjaga. ~ Sayidina Umar bin Khattab

Manusia yang berakal ialah manusia yang suka menerima dan meminta nasihat.-Umar bin Khatab-

Umar bin Khattab: “duduklah dengan orang-orang yang bertaubat, sesungguhnya mereka menjadikan segala sesuatu lebih berfaedah.” (Tahfdzib Hilyatul Auliya I/71)

Umar bin Khattab: “Kalau sekiranya kesabaran dan syukur itu dua kendaraan, aku tak tahu mana yang harus aku kendarai.” (Al Bayan wa At Tabyin III/ 126)

Umar bin Khattab: “Sesungguhnya kita adalah kaum yang dimuliakan oleh Allah dengan Islam, maka janganlah kita mencari kemuliaan dengan selainnya.” (Ihya’ Ulumuddin 4/203)

Continue reading

Seuntai nasihat untukmu Wanita..

Jadilah wanita yang penyayang & lembut dan janganlah menjadi wanita yang kasar dan keras.

Jadilah wanita yang berwajah berseri & selalu tersenyum dan janganlah menjadi wanita yang bermuka masam dan selalu cemberut.

Jadilah wanita yang bijaksna dan sabar dan janganlah menjadi wanita yang pemarah dan kurang sabar.

Jadilah seorang ibu yang menghangatkan dan janganl
ah menjadi wanita yang dingin hingga dijauhi.

Jadilah wanita yang dicintai dan dirindukn dan jangan menjadi wanita yang lalai dan dilalaikan.

Jadilah wanita mukminah dan bersyukur dan janganlah menjadi wanita kafir dan kufur.

Jadilah wanita pencemburu yang dicintai dan jangan menjadi wanita pencemburu yang menghancurkan.

Jadilah wanita pengatur rumah tangga yang qana’ah dan janganlah menjadi wanita yang mubadzir.

Jadilih wanita penghuni surga dan janganlah pernah menjadi wanita penghuni neraka.
Continue reading

Dear Ukhti – Ukhtiku..

Dear ukhti-ukhtiku yang kucintai karena Allah, apa kabar iman-mu hari ini? Semoga Allah Yang Maha Indah selalu memberi keindahan padamu dan melindungimu dari segala keburukan

Ukhti-ukhtiku yang kucintai karena Allah, sebaik2 perhiasan dunia adalah wanita sholehah. Dan “perkara yang pertama kali ditanyakan kepada seorang wanita pada hari kiamat nanti, adalah mengenai sholat lima waktu dan ketaatannya terhadap suami.” (HR.Ibnu Hibbab dari Abu Hurairah)

Continue reading