Renungan Khusus Wanita, Jangan di-BACA jika tak Memiliki Mental Kuat

Berikut ini adalah renungan untuk kita semua khusus nya para mahluk yg bernama WANITA,

Ma’af Kalau Tersinggung, cuma mengingatkan.

TAK TAU MALU
Itulah fenomena tanda tanda akhir zaman yang makin nyata sekarang ini
Tak ada rasa malu,
tak ada rasa berdosa.
Semuanya berjalan nampak biasa saja.

Mengaku Islam agamanya.
Mengaku Allah adalah tuhannya.
Mengaku Al-Qur’an pedoman hidupnya.
Mengaku Muhammad adalah nabinya.
Continue reading

MAU JADI WANITA SEPERTI APA?

Mengapa Aku Memakai Jilbab Wanita itu naluriahnya ingin dihargai, disayangi, didengarkan. Perasaannya bergelombang, dalam satu waktu bisa sangat gembira, semenit kemudian bisa menangis tanpa sebab yang tak dimengerti pria.

Saat wanita marah, biasanya yang ada dalam pikirannya bukan hanya masalah itu saja. Namun muncul juga semua masalah yang berkecamuk dalam jiwa.

Makannya ada yang wanita yang kalau marah sambil bilang, “Kamu itu ya, dulu juga pernah…”

 

Itulah sebabnya wanita mesti memperkuat keimanannya. Jika tidak, nafsu dan emosi bisa jadi Tuhannya.

Tapi hebatnya, saat wanita hebat akidahnya, kokoh imannya, maka ia bisa tampil dengan begitu indah.

Seperti Khadijah, yang berjuang dengan harta dan jiwanya
Seperti Hafsah Binti Abu Bakar yang dibela oleh Allah
Atau seperti Aisyah yang telah hafal 3000-an hadist
Atau seperti Ummu Sulaim yang sabar

Semoga semua wanita bisa menjadi wanita istimewa di hadapan Allah dan bermartabat di hadapan manusia. Aamiin.

*Yang merasa wanita, silahkan diaminkan
*Jika dirasa bermanfaat, silahkan di-LIKE dan SHARE / BAGIKAN

Berpasangan

Tuhan menciptakan:
Langit bumi
Panas dingin
Besar kecil
Pria wanita
Kanan kiri

Begitu juga dengan kita.
Pastilah juga sunatullah berlaku
Ada mempelai wanita ada mempelai pria
Ada suami istri.

Berarti,
Jodohkan begitu.
Ada masa menunggu ada masa bertemu.
Ada masa mempersiapkan ada masa pernikahan.

Kalau belum dipertemukan bersabarlah
Semua kan berkah pada waktunya… Insya Allah.

Terus Perbaiki Diri Tiada Henti ya Sahabat.. 🙂

Bolehkah Mengutarakan Cinta??

d0eba-akhwatterperangkapcinta-ilustrasiIslam memandang cinta sebagai sesuatu yang wajar dan sederhana.
Islam adalah fitrah, sedang cinta sendiri adalah fitrah kemanusiaan.

Allah telah menanamkan perasaan cinta yang tumbuh dihati manusia.
Islam tidak pula melarang seseorang untuk dicintai dan mencintai.
Bahkan Rasulullah menganjurkan agar cinta itu diutarakan.

Hanya saja, Islam menyediakan penyaluran untuk itu melalui lembaga pernikahan.
Dimana sepasang manusia diberikan kebebasan untuk bercinta.

Hal ini menjadi suatu tuntunan dalam menjalankan agama.
Bahkan ketika hamba Allah jatuh cinta pernikahan adalah solusinya.

Karena tidak ada yang mententramkan hati bagi seorang kekasih yang merindukan kekasihnya.
Kecuali bisa bersamanya setiap saat.

Kebersamaan itu bisa terwujud oleh tali pernikahan.
Sehingga tentramlah hati.

Nah pasti sahabat juga saat ini ada yang sedang bingung dengan persoalan cinta kan??
Langkah yang paling penting kita istikharah. Dan bila sudah mampu maka menikahlah.. 🙂

Semoga Allah tempatkan cinta kita ditempat yang benar yang sama-sama menuju kepada Allah. AAMiIN…

Follow kami di >>> https://www.facebook.com/SahabatDariHati

Cintamu itu….

Kita bisa mencinta seseorang karena apa saja, yang paling sering kita mencinta karena terbiasa
Karena biasa bersama-sama melakukan segala, cinta muncul tanpa terduga tanpa direncana
Tapi cinta semisal ini sangat mudah hilangnya, semudah kita berpindah kediaman di lain kota
Karena sesuatu yang datang karena terbiasa, dia tanpa ikatan dan hilang pula karena tak biasa

Kita bisa mencinta seseorang sebab paras dan rupa, senyuman, gerik-gerak dan pandangan mata
bahkan hanya sekedar santun sopan tutur kata, dia bisa mengikat hati dan tumbuhkan rasa
Namun cinta semisal ini liar dan tak jelas arahnya, cenderung mengarah pada hal nista
Karena tumbuh lewat pandangan mata bukan jiwa, terikat pada yang fana dan berakhir oleh masa

Namun kita bisa juga mencinta sebab ketaatannya, seberapa besar dia cinta pada Tuhannya
Karena bila ia mencintai Allah kita pun mencintainya, sebab kita juga mencintai Tuhannya
Cinta ini kekal dan takkan pernah berakhir oleh masa, tidak hilang sebab jarak waktu dan dunia
Cinta karena Allah itu manis di mata indah di jiwa, karena bila karena Allah pastilah bahagia

Ketaatanmu yang membuatku mencintaimu 🙂 🙂

Masih Mau PACARAN??

Masih Mau Pacaran? Baca ini !!

Kalau gak pacaran, gimana mungkin tahu dia jodoh kita atau bukan?
Ada proses namanya ta’rauf alias waktu untuk mengenali calon. Fokusnya buat nikah, waktunya gak lama. Kalau gak jadi saling menjaga.

Aku udah pacaran 3 tahun. Tapi doi belum berani datangin ortu. Alasannya sedang ngumpulin modal buat nikah?
Itu sih alesan aja. Biar bisa menikmati tanpa harus menikahi. Kalau dia gentle bukan gitu Caranya. Dia jaga diri, mempersiapkan diri. Udah siap baru datangin ortumu.

Tapi aku udah terlalu jauh berhubungan sama dia. Aku gak bisa kehilangan dia.
Nah itu perangkap syaitan. Kalau tubuhmu udah pernah dijamahnya, kehormatanmu udah pernah direnggutnya. Atas nama cinta semu itu, kau jadi budaknya. Alasannya, ” Siapa lagi yang mau sama wanita yang udah ga virgin seperti saya.”

Pacaran itu gak lantas membuatku dewasa, tapi bisa menyebabkanmu beradegan dewasa.

Pacaran itu gak lantas menjadikan dia jodohmu, tapi bisa menyebabkanmu jadi budaknya.

Jadi, masih mau pacaran?

AWAL MULA CINTA ALI PADA FATIMAH

12075068_902807276455921_4375188069885291615_nSekarang apa rahasia Ali bin Abi Thalib mencintai Fathimah?
Fathimah adalah teman karib semenjak kecil, puteri tersayang Rasulullah, sedangkan Ali bin Abi Thalib adalah sepupu Rasulullahyang mempesona, baik kesantunannya, ibadahnya, kecekatan kerjanya, parasnya maupun kecerdasannya.

Ali bin Abi Thalib sejak Fatimah masih kanak-kanak sudah memperhatikan sifat dan tingkah lakunya, yaitu pada suatu hari ketika ayahnya (Rasulullah) pulang dengan luka memercik darah dan kepala yang dilumur isi perut unta.
Ia bersihkan dengan hati-hati, ia seka dengan penuh cinta. Ia bakar perca, ia tempelkan ke luka untuk menghentikan darah ayahnya. Semuanya dilakukan dengan mata gerimis dan hati menangis.

Continue reading

Nasehat : Tips Mencari Jodoh

Milih jodoh itu ibarat milih baju di toko.
Ada yang cocok harga, nggak pas dipakai
Ada yang disuka, kurang pas harganya.

Tapi, hati-hati.
Jangan keasyikan milih sampai bingung mana yang mau dipilih, ujungnya nggak ada yang dipilih.
Menunda kesempatan berikutnya belum tentu masih ada yang sama kualitasnya.

Pokoknya, kalau udah ada niat nikah, boleh punya kriteria tinggi yang penting jangan mempersulit diri.
Yang penting jodoh itu cocok, nyaman dan pas di hati.
Seperti nikmatnya memakai baju yang disuka, nyaman dipakai, cocok harganya.

Setujuuu…?? 😀 😀